Indonesia-AS Tandatangani Perjanjian Dagang Resiprokal, Produk Indonesia Masuk Pasar AS Tarif 0%

Komitmen Indonesia untuk Produk AS

Dalam perjanjian ini, Indonesia juga berkomitmen memberikan tarif 0% untuk produk Amerika Serikat, terutama produk pertanian yang tidak diproduksi di Indonesia, seperti:

  • Gandum
  • Kedelai

Dengan fasilitas ini, masyarakat Indonesia dapat memperoleh bahan baku seperti soybean, wheat, noodle, tahu, dan tempe tanpa beban biaya tambahan akibat tarif impor.

BACA JUGA :   Review Film Backrooms (2026): Terjebak dalam Ruang Sunyi yang Membingungkan dan Mengganggu

Nota Kesepahaman Pendukung ART

Selain penandatanganan ART, sebelumnya dalam Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, kedua negara juga menandatangani 11 Memorandum of Understanding (MoU) terkait perdagangan. MoU tersebut mencakup:

  • Pembelian energi
  • Produk pertanian
  • Produk lainnya sebagai turunan dari kesepakatan ART

Perjanjian ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia-AS, membuka peluang ekspor Indonesia ke pasar global, serta meningkatkan daya saing produk lokal di Amerika Serikat.

BACA JUGA :  Ternyata Mengumpat Tidak Selalu Buruk, Ini Sejumlah Manfaatnya Menurut Penelitian

Dengan implementasi ART, diharapkan kedua negara dapat menikmati manfaat ekonomi yang saling menguntungkan dan mendorong pertumbuhan perdagangan bilateral yang lebih inklusif.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================