PM Polandia Serukan Warga Segera Tinggalkan Iran di Tengah Ancaman Militer AS

PM Polandia
Perdana Menteri (PM) Polandia, Donald Tusk. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM Perdana Menteri (PM) Polandia, Donald Tusk, menyerukan seluruh warganya untuk segera meninggalkan Iran. Pernyataan itu disampaikan pada Kamis (19/2/2026) waktu setempat, menyusul sinyal dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kemungkinan tindakan militer terhadap Iran.

“Semua orang yang masih berada di Iran harus segera pergi, dan dalam keadaan apa pun jangan ada yang berencana untuk bepergian ke negara itu,” ujar Tusk dalam konferensi pers. Ia menambahkan bahwa kemungkinan konflik yang memanas sangat nyata, dan dalam beberapa jam hingga beberapa puluh jam ke depan, evakuasi mungkin bukan lagi pilihan.

Ini merupakan kali kedua dalam beberapa bulan terakhir pemerintah Polandia meminta warganya meninggalkan Iran.

Ketegangan Memuncak di Timur Tengah

BACA JUGA :  Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Aktivitas Penerbangan Sempat Lumpuh

Ketegangan meningkat setelah AS menempatkan kekuatan militer di dekat wilayah Iran, termasuk kapal perang, jet tempur, dan pesawat pengisian bahan bakar. Langkah ini dianggap sebagai persiapan untuk serangan yang berpotensi berkelanjutan jika Trump memberikan perintah.

Pada hari yang sama, Trump memberi Iran tenggat waktu 15 hari untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklir. “Kita akan mencapai kesepakatan atau akan menjadi hal yang tidak menguntungkan bagi mereka,” kata Trump kepada wartawan di Air Force One.

Trump menekankan bahwa mencapai kesepakatan dengan Iran selama ini terbukti sulit. Ia memperingatkan, jika tidak ada kesepakatan yang berarti, hal buruk akan terjadi. Dalam pertemuan “Dewan Perdamaian” di Washington, Trump menegaskan, “Anda akan mengetahuinya dalam 10 hari ke depan,” mengisyaratkan kemungkinan langkah lebih jauh tanpa adanya kesepakatan.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Imbauan Evakuasi Mendadak

Dengan situasi yang cepat berubah, Polandia meminta warganya tidak menunda evakuasi. Tusk memperingatkan bahwa setelah beberapa jam ke depan, peluang untuk meninggalkan Iran dengan aman mungkin akan semakin sulit.

Situasi ini menambah ketegangan di wilayah Timur Tengah dan menjadi peringatan bagi negara-negara lain agar memantau perkembangan dengan seksama. Pemerintah Polandia menekankan agar semua warga negara yang berada di Iran segera mengambil tindakan aman dan meninggalkan negara tersebut secepat mungkin.

Ke depan, masyarakat internasional akan menanti keputusan dari AS dan respons Iran, karena langkah-langkah selanjutnya berpotensi memengaruhi stabilitas regional.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================