
Sebanyak 75 artefak dipamerkan, termasuk beberapa benda yang menurut Rudy belum pernah ia lihat secara langsung sebelumnya, seperti penutup kepala, rambut, hingga ekstrak keringat Rasulullah SAW
“Banyak yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Ini menjadi pengingat bagi kita untuk bermunajat kepada Allah dan memperbanyak puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.
Area khusus juga disiapkan bagi masyarakat yang ingin berdoa dan bermunajat, termasuk fasilitas kursi di kawasan Laga Satria untuk menunjang kenyamanan jamaah.
Pameran ini dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadan, tetapi bagian dari upaya membangun identitas Kabupaten Bogor sebagai daerah yang memadukan pembangunan fisik dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan sejarah.
“Kita berharap momentum Ramadan ini semakin mendekatkan masyarakat pada kegiatan religius. Semoga kehadiran peninggalan ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Bogor dan bangsa Indonesia,” tutup Rudy.
Dengan konsep terbuka untuk umum dan tanpa biaya masuk, pameran ini dibuka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB secara gratis yang diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah Islam sekaligus penguatan batin masyarakat di bulan suci.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















