BOGORTODAY.COM – Gel manicure menjadi pilihan favorit para pencinta nail art yang menginginkan tampilan kuku lebih kuat, berkilau, dan tahan lama. Berbeda dengan cat kuku biasa, gel manicure tidak mudah terkelupas dan bisa bertahan hingga tiga minggu.
Namun di balik kepraktisannya, muncul kekhawatiran bahwa cat kuku berbahan gel dapat merusak dan melemahkan kuku. Benarkah demikian?
Apa Itu Gel Manicure?
Secara umum, proses pengaplikasian gel manicure mirip dengan cat kuku biasa. Bedanya, produk yang digunakan berbahan gel dengan tekstur lebih tebal dan warna yang lebih pekat.
Karena formulanya berbeda, gel manicure harus dikeringkan di bawah lampu UV atau LED agar mengeras sempurna. Hasilnya memang lebih tahan lama dan tidak mudah mengelupas.
Kekurangannya, biaya gel manicure cenderung lebih mahal. Selain itu, proses penghapusannya tidak bisa sembarangan dan sebaiknya dilakukan oleh profesional agar tidak merusak kuku.
Benarkah Bisa Merusak Kuku?
Menurut pakar podiatri Margaret Dabbs, risiko kerusakan bukan semata-mata berasal dari produk gel itu sendiri, melainkan dari cara pengaplikasian dan penghapusannya.
Ia menjelaskan, beberapa kasus menunjukkan adanya peradangan, infeksi kuku, hingga kerusakan lapisan kuku akibat prosedur yang kurang tepat. Area sekitar kuku dan kutikula pun bisa menjadi lebih sensitif.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















