
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran kerap mengalami kecelakaan udara, baik sipil maupun militer, yang sebagian besar terkait dengan armada pesawat tua dan kekurangan suku cadang akibat sanksi Barat. Banyak pesawat militer yang digunakan dibeli sebelum Revolusi Islam 1979 dan mengalami kesulitan pemeliharaan.
Pejabat Iran mengakui tantangan besar dalam memperoleh suku cadang asli untuk menjaga operasional armada militer yang menua.
Pekan lalu, sebuah jet tempur milik Angkatan Udara Iran juga jatuh di Provinsi Hamedan saat latihan malam, menewaskan satu dari dua pilot di dalamnya, menambah catatan panjang kecelakaan udara di negara tersebut.
Kecelakaan helikopter di pasar buah Isfahan ini menjadi peringatan kembali terkait risiko operasional pesawat militer Iran yang menua dan kebutuhan mendesak akan pemeliharaan serta modernisasi armada.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















