
BOGORTODAY.COM – Film animasi Indonesia Jumbo memasuki pekan pertamanya tayang di Korea Selatan dengan capaian yang cukup impresif. Sejak dirilis pada 18 Februari 2026, film tersebut telah mengumpulkan 38.969 tiket atau setara dengan US$241.875.
Berdasarkan data dari Korean Film Council, angka tersebut menempatkan Jumbo di posisi ketujuh box office mingguan periode 16–22 Februari 2026.
Tak hanya itu, performa film garapan sutradara Ryan Adriandhy ini juga melampaui capaian Sentimental Value, yang tayang di Korea Selatan pada tanggal yang sama.
Film nominasi Best Picture Piala Oscar 2026 itu mengumpulkan 20.840 tiket dari 192 layar, dengan pendapatan sekitar US$145.181 di box office Korea Selatan.
Performa Harian Stabil
Di tangga box office harian Korea Selatan, Jumbo menunjukkan performa yang relatif stabil. Film ini debut di posisi enam dengan 12.648 tiket pada hari pertama penayangan.
Meski sempat turun ke posisi 11 pada hari kedua dengan 2.470 tiket, Jumbo berhasil bangkit kembali:
- Hari ketiga: posisi sembilan (3.263 tiket)
- Hari keempat: posisi enam (9.260 tiket)
- Hari kelima: posisi enam (9.807 tiket)
- Hari keenam: posisi enam (2.584 tiket)
Tren ini menunjukkan daya tahan film tersebut di pasar Korea Selatan yang dikenal kompetitif, terutama bagi film animasi non-Hollywood.
Ekspansi ke 40 Negara
Korea Selatan menjadi salah satu dari banyak negara tujuan distribusi internasional Jumbo. Film ini sebelumnya diumumkan mendapatkan hak edar di 40 negara.
Pada Juni 2025, Ryan Adriandhy menyebut bahwa Jumbo saat itu dipastikan tayang di 17 negara, dan jumlah tersebut terus bertambah.
Beberapa negara yang telah menayangkan Jumbo antara lain:
- Rusia
- Belarus
- Uzbekistan
- Kyrgyztan
- Malaysia
- Singapura
- Brunei Darussalam
- Vietnam
- Taiwan
- Uni Emirat Arab
Ekspansi ini menjadikan Jumbo salah satu film animasi Indonesia dengan jangkauan internasional terluas dalam beberapa tahun terakhir.
Kisah Petualangan Penuh Emosi
Jumbo mengisahkan petualangan Don, seorang anak laki-laki yang ingin mementaskan buku dongeng peninggalan kedua orang tuanya. Di tengah upayanya, Don kerap diremehkan dan diejek.
Beruntung, ia selalu didukung oleh sang Oma serta dua sahabatnya, Nurman dan Mae. Petualangan mereka semakin seru ketika bertemu Meri, anak perempuan dari dunia lain yang sedang mencari kedua orang tuanya.
Dengan cerita hangat tentang persahabatan, mimpi, dan keberanian, Jumbo perlahan membuktikan bahwa animasi Indonesia mampu bersaing di pasar global.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















