
Dedie Rachim juga mendorong agar kegiatan promosi pendidikan tersebut dapat dikolaborasikan dengan perangkat daerah terkait, seperti Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) serta Dinas Pendidikan, sehingga dapat menjangkau siswa dan orang tua secara lebih luas.
“Mungkin bisa kita buat pada momen Hari Pendidikan Nasional atau awal tahun ajaran. Kita undang juga para orang tua agar mereka tahu bahwa ada kesempatan ini. Saya percaya banyak anak Bogor yang memiliki wawasan luas dan mampu mengemban ilmu di luar negeri, lalu kembali membawa manfaat bagi lingkungannya,” tutur Dedie Rachim.
Sementara itu, Miranda Ananda selaku perwakilan Robert Gordon University Aberdeen di Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya hadir untuk memperkenalkan berbagai pilihan studi di Inggris serta menjajaki kolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
“Kami dari UK representative di Indonesia bertugas mempromosikan universitas kami masing-masing dan berkolaborasi dengan wali kota maupun gubernur untuk menginformasikan bidang studi. Hari ini kami ingin mengajak kolaborasi dengan Kota Bogor dalam memperkenalkan universitas di UK sebagai destinasi belajar bagi para siswa,” ungkap Miranda.
Ia berharap ke depan dapat dilaksanakan program bersama, seperti mini expo pendidikan, campus tour, maupun sosialisasi peluang studi lanjut, termasuk untuk jenjang S2 dan S3, bagi pelajar dan masyarakat Kota Bogor.
Sebagai informasi, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah universitas ternama di Inggris lainnya, yaitu Alfin sebagai perwakilan dari University of Glasgow, Sissy sebagai perwakilan dari University of Liverpool, Carmelita sebagai perwakilan dari University of Sheffield, Trifty sebagai perwakilan dari University of the West of England, serta Sekar sebagai perwakilan dari Manchester Metropolitan University.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















