Sekda Ajat Ingin Gerakan Menanam Lahir dari Hati, Bukan Sekadar Program

“Insyaallah dalam tiga sampai empat tahun ke depan, kita akan melihat perubahan yang signifikan. Kawasan ini akan kembali hijau dan indah,” ungkapnya.

Menurutnya, wilayah dengan kontur alam yang cukup berat seperti Sukamakmur sangat membutuhkan pohon pelindung untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah potensi kerusakan alam.

Ia mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Dan menilai sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan gerakan penghijauan ini.

BACA JUGA :  6 Kebiasaan Pagi Hari yang Diam-Diam Bisa Memicu Kenaikan Berat Badan

“Mimpi kita adalah mengembalikan kawasan ini menjadi area pinus yang asri. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Atas nama Bupati Bogor, Sekda Ajat turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan berpartisipasi, menurutnya beliau mungkin tidak hadir secara fisik, tetapi semangat dan komitmennya untuk kemajuan Kabupaten Bogor selalu bersama kita.

BACA JUGA :  Di Era Rudy Susmanto-Jaro Ade, Pemkab Bogor Pertahankan Opini WTP Dua Tahun Berturut-turut

Penanaman yang dimulai pada 24 Februari ini diharapkan menjadi titik awal perubahan. Tepat satu tahun mendatang, masyarakat dapat melihat perkembangan nyata dari pohon-pohon yang ditanam hari ini.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================