
“Jujur pas pulang itu kan dijemput ya. Ada komunikasi, tapi ya aku tetap jaga jarak,” ujarnya.
Menurutnya, percakapan kini hanya sebatas urusan anak dan seperlunya saja.
“Paling bilang mau pulang, gitu. Jawab seadanya aja sih,” tuturnya.
Permintaan Maaf dan Syarat dari Mawa
Sebelumnya, kuasa hukum Insanul Fahmi menyatakan kliennya masih berusaha mempertahankan pernikahan dan telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Wardatina Mawa dan keluarga besar.
Permintaan maaf itu disampaikan setelah Insanul mengakui telah menikah siri dengan Inara Rusli tanpa izin. Ia mengaku menyesal dan menyebut dirinya sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas keretakan rumah tangga tersebut.
Insanul juga menyatakan akan mengikuti proses hukum yang berlaku dan berharap istrinya mau memaafkan apa yang ia sebut sebagai kekhilafan.
Namun, sebelumnya Wardatina Mawa telah menetapkan dua syarat jika sang suami ingin memperbaiki keadaan.
Pertama, Insanul harus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan media untuk memulihkan nama baik keluarga Mawa.
Kedua, ia harus membuktikan secara autentik pernikahan siri dengan Inara Rusli yang disebut terjadi pada 7 Agustus 2025. Permintaan pembuktian ini muncul karena Mawa merasa ada kejanggalan, mengingat Insanul baru meminta izin poligami pada Oktober 2025, sementara dugaan hubungan keduanya terekam sejak Agustus 2025.
Kini, di tengah polemik yang terus bergulir, Wardatina Mawa menegaskan dirinya ingin segera menutup lembaran tersebut dan melanjutkan hidup dengan lebih tenang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















