AWAS JEBAKAN OFFSIDE RAMADAN

OFFSIDE RAMADAN
Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

AWAS jebakan offside ramadan, ini judul opini penulis kali ini, pembaca Bogor Today yang budiman pasti kaget, ini hanya bahasa kiasan saja.

Offside adalah aturan sepak bola yang menyatakan seorang pemain penyerang berada di posisi tidak sah jika, saat bola diumpan rekan setimnya, bagian kepala, tubuh, atau kaki pemain tersebut lebih dekat ke garis gawang lawan dibandingkan bola dan bek lawan kedua terakhir (seringkali kiper adalah yang terakhir) di area lawan.

BACA JUGA :  8 Kebiasaan Sederhana yang Dapat Membantu Anak Tumbuh Lebih Cerdas dan Percaya Diri

Pada pertandingan sepak bola jika kita offside, maka wasit akan menganulir kita, meski kita sudah membuat gol di gawang lawan.

Tapi jika kita terkena jebakan offside saat puasa, maka puasa kita tetap sah, tapi kita hanya dapat haus dan lapar saja, alias tanpa pahala. Dan inilah contoh-contoh jebakan offside saat puasa  ramadan, yaitu:

BACA JUGA :  Hukum Makan dan Minum Menggunakan Wadah Emas dalam Islam, Haram atau Makruh?

Ngabuburit yang salah, ngabuburit adalah tradisi orang Sunda untuk menunggu datangnya waktu berbuka puasa dengan mengadakan kegiatan seperti membaca Kitab Suci Al Qur’an, dzikir, sholawatan, doa bersama atau tausyiah di masjid atau musholla.

Tapi pada jaman sekarang makna ngabuburit berubah total bro, yaitu ngabuburit lebih kepada kegiatan bersenang-senang dan hura-hura belaka, tidak seperti kegiatan keagamaan seperti yang disebutkan di atas.

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================