Bolehkah Minum Jamu Setelah Minum Obat? Ini Penjelasannya

Jamu
Ilustrasi Minum Obat. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Jamu dan obat sama-sama memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan dan mengatasi penyakit. Namun, banyak orang bertanya-tanya, apakah aman meminum jamu setelah mengonsumsi obat?

Pengaruh Obat dan Makanan/Minuman Lain

Sebelum membahas jamu, penting memahami bahwa beberapa makanan dan minuman dapat memengaruhi kerja obat dalam tubuh.

Melansir Access Pharma dan National Institute of Alcohol Abuse and Alcoholism, beberapa hal yang sebaiknya dihindari setelah minum obat antara lain:

  1. Alkohol
BACA JUGA :  Peduli Mobilitas Wartawan, Dinkes Kota Bogor Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis di Mako PWI

Kombinasi alkohol dan obat dapat menyebabkan mengantuk berat, pusing, mual, gangguan pernapasan, hingga perdarahan. Beberapa obat juga bisa menjadi kurang efektif atau lebih beracun jika dikonsumsi bersama alkohol.

  1. Minuman berkafein

Kopi, teh, soda, dan minuman energi dapat mengganggu penyerapan obat dan meningkatkan efek samping seperti jantung berdebar, gelisah, atau iritasi lambung.

  1. Jus buah sitrus tertentu

Contohnya grapefruit. Buah ini bisa meningkatkan kadar obat dalam darah, sehingga efek samping obat menjadi lebih kuat.

  1. Susu atau minuman tinggi kalsium
BACA JUGA :  Tiga Kendaraan Tabrakan Beruntun di Bogor, Sopir Dump Truk Terluka

Susu dapat menghambat penyerapan beberapa jenis obat, seperti antibiotik atau obat osteoporosis, sehingga efektivitas obat menurun.

Jika konsumsi hal-hal di atas terlalu dekat dengan waktu minum obat, risiko yang mungkin muncul antara lain: terganggunya penyerapan obat, interaksi berbahaya, meningkatnya efek samping, dan perubahan cara kerja obat.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================