Thailand, Vietnam, dan Filipina Jadi Pusat Penipuan Taksi di Asia Tenggara

Vietnam menempati peringkat keempat di Asia dan peringkat kedua di Asia Tenggara dengan 1.741 keluhan penipuan taksi.

Insiden paling sering terjadi di Hanoi dan Ho Chi Minh, dua kota besar yang padat wisatawan. Wisatawan sering mengalami taksi menolak menyalakan meteran atau meminta tarif tinggi secara sepihak.

Filipina: Peringkat 13 di Asia

Filipina menempati peringkat ke-13 di Asia, dengan 840 keluhan dari wisatawan soal praktik penipuan taksi. Meski lebih rendah dibanding Thailand dan Vietnam, Filipina tetap menjadi perhatian bagi turis yang ingin menggunakan transportasi lokal.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Indonesia sendiri tidak masuk tiga besar di Asia Tenggara untuk kasus penipuan taksi, menurut studi ini.

Tips Menghindari Penipuan Taksi di Luar Negeri

Kepala komunikasi AllClear, Letitia Smith, menekankan pentingnya kewaspadaan wisatawan:

  • Selalu periksa tarif lokal sebelum naik taksi.
  • Ketahui apakah tarif ditentukan dengan meteran atau harga tetap.
  • Jika terjadi penipuan, laporkan ke pihak berwenang setempat.
BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

“Penipuan taksi bisa terjadi di mana saja, terutama jika pengunjung terlihat tidak tahu harga lokal,” ujar Smith, dikutip dari VN Express.

Dengan persiapan dan kewaspadaan, wisatawan tetap bisa menikmati perjalanan di negara-negara Asia Tenggara tanpa menjadi korban penipuan taksi.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================