
BOGORTODAY.COM – Memasuki musim hujan, sebagian pemilik mobil listrik mungkin merasa khawatir terhadap risiko kerusakan akibat air, genangan, atau banjir.
Padahal, mobil listrik modern telah dirancang dengan sistem perlindungan yang memungkinkan kendaraan tetap aman digunakan dalam berbagai kondisi cuaca, termasuk hujan.
Artinya, pengguna tidak perlu khawatir berlebihan. Selama digunakan sesuai panduan pabrikan dan dirawat dengan benar, mobil listrik tetap aman dan andal di musim hujan. Berikut tips mudah yang bisa diterapkan.
Tips Mengendarai Mobil Listrik Saat Musim Hujan
- Hindari Genangan Air dan Banjir
Meski sebagian mobil listrik memiliki standar ketahanan air tertentu, menerobos genangan tinggi atau banjir tetap tidak disarankan.
Jika ketinggian air sudah mencapai setengah ban atau lebih, risiko kerusakan pada sistem kelistrikan dan baterai bisa meningkat. Selalu perhatikan batas maksimal genangan air sesuai rekomendasi produsen kendaraan Anda.
Jika terpaksa melewati genangan:
- Gunakan kecepatan rendah
- Hindari rem mendadak
- Jaga jarak aman dengan kendaraan lain
Langkah ini penting untuk mencegah aquaplaning, yaitu kondisi saat ban kehilangan traksi karena terangkat oleh air sehingga mobil sulit dikendalikan.
- Isi Daya Baterai dengan Aman
Mobil listrik telah dirancang aman untuk pengisian daya dalam berbagai kondisi cuaca. Namun, tetap perhatikan hal berikut saat musim hujan:
- Pilih lokasi pengisian daya yang memiliki kanopi atau perlindungan atap
- Pastikan port pengisian daya dalam kondisi kering dan tidak rusak
- Hindari mengecas saat mobil sedang tergenang air
Jika terjadi gangguan, sistem kendaraan biasanya akan otomatis menghentikan proses pengisian daya demi keamanan.
Tips Merawat Mobil Listrik Saat Musim Hujan
- Periksa Sistem Kelistrikan
Sistem kelistrikan mobil listrik sangat kompleks dan perlu dicek secara berkala. Pastikan:
- Segel karet pintu dan kap mesin dalam kondisi baik
- Pelindung baterai tidak mengalami kerusakan
- Kabel dan konektor pengisian daya tidak longgar atau terkelupas
- Port pengisian daya bersih dari kotoran
Pemeriksaan rutin membantu mencegah air masuk ke komponen vital kendaraan.
- Cek Kondisi dan Tekanan Ban
Ban menjadi komponen penting saat berkendara di jalan basah.
- Pastikan tapak ban tidak aus
- Jaga tekanan ban sesuai rekomendasi
Tekanan terlalu tinggi meningkatkan risiko pecah ban, sementara tekanan terlalu rendah dapat mengurangi traksi dan meningkatkan risiko aquaplaning.
- Periksa Sistem Rem
Mobil listrik menggunakan sistem pengereman regeneratif. Rem yang kurang responsif bisa berbahaya saat jalan licin.
Lakukan pemeriksaan berkala di bengkel resmi untuk memastikan sistem pengereman bekerja optimal.
- Perhatikan Karet Wiper
Wiper berperan penting menjaga visibilitas saat hujan deras. Pastikan karet wiper tidak getas atau aus agar dapat menyapu air dengan sempurna dan tidak menggores kaca.
- Cuci Mobil Setelah Terkena Hujan
Air hujan dapat membawa kotoran dan zat yang berpotensi menyebabkan korosi. Segera cuci mobil setelah terkena hujan untuk menjaga kebersihan dan mencegah karat.
Namun, hindari menyemprot bagian kolong mobil listrik dengan air bertekanan sangat tinggi, terutama di area yang memiliki komponen kelistrikan terlindungi.
Mobil listrik pada dasarnya sudah dirancang tahan terhadap hujan dan kondisi basah. Selama digunakan secara bijak dan dirawat dengan baik, kendaraan tetap aman dan nyaman dikendarai di musim hujan.
Kuncinya adalah menghindari genangan ekstrem, memastikan pengisian daya dilakukan dengan aman, serta rutin memeriksa komponen penting seperti ban, rem, dan sistem kelistrikan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















