
Selain perluasan sasaran MBG, Vini juga mengusulkan agar bantuan sosial senilai Rp 200.000 yang disalurkan melalui Dinas Sosial kepada masyarakat tidak mampu dialihkan dalam bentuk makanan bergizi, bukan uang tunai. Langkah itu dinilai lebih efektif dalam mendukung pemulihan pasien TBC dari kalangan kurang mampu.
Dinas Kesehatan Jawa Barat juga akan mengintensifkan sosialisasi pencegahan TBC di masyarakat. Anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien TBC akan turut diperiksa dan mendapatkan pengobatan sebagai upaya pencegahan dini.
Vini menyebutkan, frekuensi pemberian makanan bergizi bagi pasien dan keluarganya akan dibedakan. Pasien yang sedang menjalani pengobatan mendapat asupan setiap hari, sementara kelompok pencegahan cukup seminggu sekali sebanyak 12 kali.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















