Kurma: Buah Sunnah Penuh Nutrisi dan Makna Spiritual

Kurma
Ilustrasi Kurma. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Kurma dikenal sebagai buah manis yang dianjurkan dalam Islam dan menjadi bagian penting dalam pola makan seimbang. Terutama saat bulan Ramadan, kurma kerap hadir sebagai menu utama berbuka puasa, tidak hanya karena praktis, tapi juga kaya nutrisi dan energi instan.

Lebih dari sekadar makanan, kurma menyimpan makna spiritual yang dalam. Berikut beberapa fakta dan hikmah kurma dalam Islam:

  1. Disebut 22 Kali dalam Al-Qur’an

Kurma disebut 22 kali dalam Al-Qur’an, terutama dalam Surah Maryam. Dalam ayat 23, Allah SWT memerintahkan Maryam AS untuk memakan kurma saat menghadapi persalinan Nabi Isa AS.

Kurma diyakini memberikan kekuatan dan ketenangan di tengah rasa nyeri, dan penelitian modern menunjukkan konsumsi kurma di akhir kehamilan bermanfaat untuk persalinan.

  1. Sejarah Kurma dalam Islam
BACA JUGA :  Cegah Longsor di Trase Baru Batutulis, Wali Kota Bogor Siapkan Skema Penanaman Pohon Penahan Tebing

Kurma memiliki sejarah panjang dalam Islam. Rasulullah SAW rutin mengonsumsinya dan menjadikannya sebagai makanan favorit untuk berbuka puasa.

Hadits dari Sunan At-Tirmidzi menyebut:
“Jika salah seorang di antara kalian berbuka, maka berbukalah dengan kurma.”

Jika tidak ada kurma, beliau menganjurkan berbuka dengan air putih karena bersifat menyucikan. Tradisi ini terus dilestarikan oleh umat Islam hingga kini.

  1. Kurma Ajwa: Paling Spesial

Kurma Ajwa memiliki keistimewaan tersendiri dan disebut dalam berbagai hadits. Dalam Shahih Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa makan tujuh butir kurma ajwa setiap pagi, ia tidak akan terkena racun dan sihir.”

Selain bernilai ibadah, kurma Ajwa juga kaya nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan.

  1. Cara Mengonsumsi Kurma
BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

Kurma dianjurkan dikonsumsi saat sahur dan berbuka. Rasulullah SAW biasa mengonsumsi tiga butir kurma saat sahur, sebagaimana disebut dalam hadits:
“Sebaik-baiknya sahur seorang mukmin adalah kurma.” (HR Abu Dawud, Ibnu Hibban, Baihaqi)

Di luar Ramadan, konsumsi kurma Ajwa sebanyak 7 butir setiap pagi juga dianjurkan. Kurma bisa menjadi bagian dari pola makan seimbang sehari-hari.

Dengan kandungan gizi lengkap dan nilai spiritual tinggi, kurma bukan sekadar buah manis, tetapi juga sumber berkah dan energi bagi tubuh. Konsumsi kurma sesuai sunnah Rasulullah SAW menjadi tradisi yang menyehatkan sekaligus mendekatkan diri pada ibadah.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================