Veda Ega Pratama Tampil Apik, Duduki Peringkat Keenam FP1 Moto3 Thailand

Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama Tampil Apik, Duduki Peringkat Keenam FP1 Moto3 Thailand. (Foto: Dok Honda Team Asla)

BOGORTODAY.COM – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Thailand, Jumat (27/2/2026). Veda Ega menutup FP1 di posisi keenam, hanya berselisih 0,652 detik dari pencatat waktu terbaik, Adrian Fernandez.

Perjalanan Veda Ega di FP1

FP1 Moto3 Thailand berjalan kompetitif. Veda Ega sempat berada di posisi ke-10 saat tersisa 15 menit, tertinggal 0,791 detik dari pemimpin sesi, Maximo Quiles.

Memasuki 12 menit terakhir, Veda Ega merosot ke peringkat 11, namun semangatnya kembali menyala lima menit sebelum sesi berakhir. Pembalap Indonesia ini melesat ke posisi kedua dengan catatan waktu hanya berselisih 0,064 detik dari Alvaro Carpe.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Genjot Potensi Daerah, Perikanan dan Peternakan Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Meski sempat berada di posisi kedua, persaingan ketat membuat Veda Ega turun ke peringkat kelima saat Joel Kelso menyodok ke zona lima besar. Tak lama kemudian, Guido Pini juga menyalip, sehingga Veda Ega menutup FP1 di posisi keenam.

Hasil Lengkap FP1 Moto3 Thailand

  1. Adrian Fernandez – 1 menit 41,202 detik
  2. Joel Kelso – +0,317 detik
  3. David Almansa – +0,384 detik
  4. Alvaro Carpe – +0,531 detik
  5. Guido Pini – +0,630 detik
  6. Veda Ega Pratama – +0,652 detik
  7. Joel Esteban – +0,666 detik
  8. David Munoz – +0,681 detik
  9. Scott Ogden – +0,703 detik
  10. Maximo Quiles – +0,736 detik
BACA JUGA :  Kuasa Hukum Ruben Onsu Soroti Nafkah dan Harta Gana-Gini, Pertemuan dengan Anak Jadi Kunci Penyelesaian

Ambisi dan Target

Meski tidak menempati posisi puncak, performa Veda Ega Pratama di FP1 menunjukkan bahwa pembalap Indonesia siap bersaing ketat di ajang Moto3 Thailand 2026.

Kecepatan dan konsistensi Veda Ega menjadi modal penting untuk meraih hasil lebih baik di sesi FP2, kualifikasi, dan balapan utama.

Dengan jarak waktu yang sangat tipis antara pembalap teratas, peluang Veda Ega untuk masuk lima besar di sesi berikutnya masih terbuka lebar. Publik Indonesia tentu menantikan aksi pembalap muda ini yang dijuluki “Bayi Alien” karena gaya balapnya yang agresif dan ambisius.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================