Kurma di Bulan Ramadan: Kenali Ciri yang Sudah Tak Layak Konsumsi

BOGORTODAY.COM Kurma selalu hadir di meja makan saat Ramadan. Buah kering bercita rasa manis ini kerap menjadi pilihan pertama saat berbuka puasa karena mampu mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Di pasaran, kurma dijual dalam berbagai jenis dan harga. Ada yang terjangkau, ada pula yang dibanderol cukup mahal. Namun, harga bukan satu-satunya penentu kualitas. Jika kurang teliti, kurma yang dibeli bisa jadi sebenarnya sudah tidak layak konsumsi.

Daya Simpan Kurma dan Cara Penyimpanan

Kurma merupakan buah yang dikeringkan. Proses pengeringan membuat kadar airnya berkurang sehingga relatif lebih awet dan tidak mudah berjamur. Rasa manis alaminya berasal dari kandungan gula yang cukup tinggi.

Meski begitu, daya simpan kurma tetap bergantung pada cara penyimpanan. Mengutip Tasting Table, kurma umumnya dapat bertahan hingga enam bulan jika disimpan di dalam kulkas dengan wadah tertutup rapat.

Jika disimpan di freezer, masa simpannya bahkan bisa mencapai tiga tahun. Namun, penyimpanan yang kurang tepat dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Bila sudah terkontaminasi, kurma tak lagi aman untuk dikonsumsi.

BACA JUGA :  Pengamat Tagih Janji Komisi II DPR Soal Revisi UU Pemilu

Ciri Kurma yang Sebaiknya Dihindari

Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tanda kurma yang sudah menurun kualitasnya:

  1. Mengeluarkan Bau Tak Sedap

Secara umum, kurma memiliki aroma netral atau sedikit manis. Hindari kurma yang mengeluarkan bau busuk, menyengat, atau menyerupai alkohol.

Aroma fermentasi menjadi tanda bahwa proses pembusukan telah terjadi akibat pertumbuhan mikroorganisme.

  1. Warna Berubah

Perhatikan tampilan fisiknya. Kurma yang terlalu menggelap, tampak kusam, atau memiliki bercak pucat patut dicurigai.

Dalam beberapa kasus, perubahan warna juga disertai munculnya jamur. Jika menemukan kondisi ini, sebaiknya jangan dikonsumsi.

  1. Terlalu Lengket atau Berlendir

Kurma memang bertekstur lengket karena kandungan gulanya tinggi. Namun, jika terasa sangat lengket hingga berlendir, itu bisa menjadi tanda kualitasnya menurun.

BACA JUGA :  MURID BERPRESTASI SAAT LIBURAN

Lendir menandakan kemungkinan adanya pertumbuhan bakteri akibat penyimpanan yang tidak higienis.

  1. Rasa Berubah

Kurma yang masih baik memiliki rasa manis alami tanpa sensasi asam atau pahit. Jika saat dicicipi rasanya berubah menjadi asam, pahit, atau tidak segar, sebaiknya segera hentikan konsumsi.

  1. Muncul Bintik Putih atau Jamur

Bintik-bintik putih pada permukaan kurma bisa menjadi tanda pertumbuhan jamur. Biasanya muncul akibat paparan udara lembap atau wadah yang tidak tertutup rapat.

Meski hanya terlihat di sebagian kecil permukaan, kurma yang sudah berjamur tetap tidak aman untuk dimakan.

Teliti Sebelum Membeli

Memilih kurma tak bisa dilakukan sembarangan, terutama saat permintaan meningkat di bulan Ramadan. Selalu periksa aroma, warna, tekstur, dan rasanya sebelum dikonsumsi.

Dengan memilih kurma berkualitas dan menyimpannya dengan benar, manfaatnya sebagai sumber energi saat berbuka puasa dapat dirasakan secara optimal tanpa risiko gangguan kesehatan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================