2.500 Jemaah Haji Kabupaten Bogor Terancam Gagal Berangkat Imbas Konflik Timur Tengah

2.500 jemaah haji
ILUSTRASI : Sejumlah jemaah haji bersiap sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci. Sebanyak 2.500 jemaah haji asal Kabupaten Bogor terancam mengalami penundaan keberangkatan akibat memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Foto : Dok. Diskominfo.

BOGORTODAY.COM – Keberangkatan sekitar 2.500 jemaah haji asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat terancam tertunda menyusul memanasnya konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS). Situasi itu berdampak pada keputusan sejumlah maskapai penerbangan yang menunda atau membatalkan rute penerbangan melewati wilayah konflik.

Kepala Kementerian Agama Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, mengatakan keberangkatan jemaah haji kloter pertama dijadwalkan, Rabu (22/4/2026), sementara kloter kedua dijadwalkan berangkat, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA :  Kandang Ayam Broiler Dua Lantai di Caringin Bogor Ludes Terbakar

“Ya, insya Allah,” ujar Muslimin, Senin (2/3/2026).

Muslimin menjelaskan, potensi penundaan keberangkatan bergantung pada kebijakan masing-masing maskapai yang digunakan jemaah. Jika maskapai yang bersangkutan memutuskan untuk tetap beroperasi, jemaah dipastikan tidak akan terdampak.

“Tapi kalau maskapainya tetap melakukan penerbangan, insya Allah tidak ada jemaah yang terdampak, karena tidak semua maskapai menunda atau membatalkan penerbangannya,” kata dia.

BACA JUGA :  Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

Hingga saat ini, pihak Kementerian Agama Kabupaten Bogor mengaku belum menerima informasi resmi terkait adanya penundaan keberangkatan jemaah. Koordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masih terus dilakukan guna memantau perkembangan situasi.

“Sampai saat ini belum ada informasi dampak yang dialami oleh jemaah umrah asal Bogor,” kata Muslimin.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================