BOGORTODAY.COM – Ketika mengalami mata merah, kering, atau bengkak, banyak orang menganggapnya sebagai gangguan ringan yang akan sembuh dengan sendirinya. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atau gejala sakit mata yang lebih serius.
Menurut American Optometric Association (AOA), orang berusia 18 hingga 64 tahun disarankan menjalani pemeriksaan mata minimal satu kali dalam setahun. Pemeriksaan rutin penting untuk mendeteksi gangguan sejak dini dan mencegah masalah penglihatan yang lebih berat.
Presiden AOA, Ronald Benner, menyebut pemeriksaan mata tidak hanya menjaga kesehatan penglihatan, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
“Pemeriksaan mata melindungi kesehatan secara keseluruhan dengan memungkinkan dokter optometri mendeteksi lebih dari 270 kondisi kesehatan serius, termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit autoimun, dan kanker,” ujarnya, seperti dikutip dari Verywell Health.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah ciri sakit mata yang perlu Anda waspadai:
- Mata Merah
Mata merah merupakan salah satu tanda paling umum. Menurut WebMD, saat mata mengalami iritasi atau infeksi, pembuluh darah di bagian putih mata membesar sehingga tampak kemerahan.
Penyebabnya bisa beragam, mulai dari kurang tidur, alergi, hingga paparan sinar matahari berlebih. Namun, mata merah juga bisa menjadi gejala kondisi seperti konjungtivitis atau infeksi lainnya.
- Sulit Melihat di Malam Hari
Kesulitan melihat di malam hari sering dikaitkan dengan rabun senja. Namun, kondisi ini juga bisa menjadi tanda penyakit lain seperti katarak, rabun jauh, atau kekurangan vitamin A.
Dalam beberapa kasus, gangguan ini bisa disebabkan penyakit degeneratif pada retina yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
- Sakit Kepala
Sakit kepala, terutama di area kepala, leher, dan wajah, sering dikaitkan dengan stres atau tekanan darah tinggi. Namun, gangguan penglihatan juga dapat menjadi penyebabnya.
Beberapa kondisi mata yang bisa memicu sakit kepala antara lain glaukoma sudut tertutup, gangguan refraksi (minus, plus, silinder), migrain, hingga fotokeratitis akibat paparan sinar ultraviolet berlebih.
- Sensitif terhadap Cahaya (Fotofobia)
Fotofobia membuat mata terasa tidak nyaman saat terkena cahaya terang, bahkan dalam kondisi tertentu bisa terasa nyeri meski tanpa paparan cahaya langsung.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai gangguan seperti katarak, abrasi kornea, alergi, keratokonus, migrain, hingga strabismus (mata juling).
- Mata Kering
Mata kering terjadi ketika produksi air mata tidak mencukupi atau kualitas air mata kurang baik. Gejalanya bisa berupa sensasi terbakar, perih, atau seperti ada benda asing di mata.
Dalam kondisi ringan, mata kering dapat diatasi dengan obat tetes mata. Namun jika berlangsung lama dan berat, kondisi ini bisa mengganggu penglihatan dan memerlukan evaluasi dokter.
- Muncul Kilatan Cahaya
Kilatan cahaya atau garis kilat di bidang penglihatan bisa terjadi akibat tarikan atau gesekan vitreous (cairan gel di dalam bola mata) pada retina.
Kondisi ini umum terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, kilatan cahaya juga dapat menjadi tanda retina robek atau lepas, yang merupakan kondisi darurat medis dan memerlukan penanganan segera.
- Pembengkakan pada Mata
Pembengkakan di area mata atau kelopak dapat disebabkan oleh trauma, infeksi, atau peradangan. Jaringan mata yang teriritasi akan memicu respons inflamasi sehingga tampak bengkak.
Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan pembengkakan antara lain blefaritis, selulitis, konjungtivitis, ulkus kornea, hingga skleritis. Jika bengkak disertai nyeri hebat atau gangguan penglihatan, segera periksakan diri ke dokter.
Pentingnya Deteksi Dini
Berbagai gejala di atas dapat menjadi tanda gangguan ringan hingga penyakit mata serius. Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut dalam jangka waktu lama atau semakin memburuk, jangan menunda untuk berkonsultasi dengan dokter mata.
Pemeriksaan rutin bukan hanya menjaga kesehatan mata, tetapi juga dapat membantu mendeteksi penyakit sistemik yang berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















