Indosat Perkenalkan Sahabat-AI: Aplikasi Serba Bisa untuk Pelajar hingga Pelaku Usaha

Komdigi dan Indosat Resmi Luncurkan Aplikasi Sahabat-AI. Foto: Ist

BOGORTODAY.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) resmi memperkenalkan Sahabat-AI belum lama ini. Sebuah platform kecerdasan buatan (AI) terintegrasi yang menandai tonggak sejarah baru dalam ekosistem AI nasional yang berdaulat, inklusif, dan berbasis kearifan lokal.

Hadir sebagai platform terbuka (open platform), Sahabat-AI dirancang untuk dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat mulai dari pelajar, kreator konten, pelaku UMKM, hingga institusi publik. Platform ini berfungsi sebagai “sahabat digital” yang tidak hanya menguasai teknologi canggih, tetapi juga memahami nuansa bahasa, budaya, dan konteks kehidupan masyarakat Indonesia.

Inovasi Multi-Model: “Si Paling Indonesia” dalam Genggaman

Sahabat-AI kini tersedia dalam aplikasi Android dan iOS, yang secara signifikan menurunkan hambatan adopsi teknologi AI di tanah air. Platform ini mengusung kemampuan multi-model dan multi-modal yang memungkinkan pengguna beralih secara mulus dalam satu antarmuka terpadu untuk berbagai kebutuhan:

  • Generasi Konten: Konversi teks ke gambar dan teks ke video.
  • Produktivitas: Pencarian cerdas, bantuan coding, hingga analisis data mendalam.
  • Kearifan Lokal: Pemahaman mendalam terhadap bahasa daerah dan konteks sosial Indonesia.
BACA JUGA :  Apple Umumkan iOS 27 dan macOS 27, iPhone 11 Masih Kebagian Update

Memperkuat Kedaulatan Digital Nasional

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menegaskan bahwa Sahabat-AI merupakan cerminan arah strategis pemerintah dalam membangun kemandirian kapabilitas AI nasional.

Sahabat-AI adalah langkah krusial dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus inklusif, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya,” ujar Meutya.

Beliau menambahkan bahwa kehadiran AI yang “Paling Indonesia” dibangun dengan nilai-nilai dan kepentingan bangsa menjadi bukti kemampuan domestik dalam menghadirkan teknologi relevan.

“Saya mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk menggunakan Sahabat-AI dan menjadi bagian dari perjalanan inovasi dalam negeri,” tegasnya.

Keamanan dan Etika sebagai Fondasi utama

Untuk memastikan penggunaan yang bertanggung jawab, Sahabat-AI dilengkapi dengan guardrails (pagar pengaman) berlapis yang selaras dengan norma sosial, nilai budaya, serta standar etika Indonesia.

BACA JUGA :  9 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat HP Cepat Rusak, Banyak Pengguna Tak Menyadarinya

Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memerangi konten negatif dan menjaga ruang digital tetap sehat. Mekanisme ini memastikan inovasi tetap berkembang tanpa mengesampingkan perlindungan pengguna.

Kolaborasi untuk Pemberdayaan Bangsa

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menekankan bahwa Sahabat-AI adalah persembahan Indosat untuk memberdayakan Indonesia melalui teknologi yang demokratis.

Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, melainkan untuk Indonesia. Platform ini dibangun di atas keyakinan bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang. Dengan sifatnya yang terbuka dan mudah diakses, kami menghadirkan fondasi inovasi yang dapat digunakan oleh individu, startup, hingga institusi publik di seluruh penjuru negeri,” pungkas Vikram.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Sahabat-AI diharapkan menjadi mesin penggerak prioritas nasional dan alat pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================