Suplemen Rambut, Kulit, dan Kuku: Cantik Instan, tapi Ada Risikonya

BOGORTODAY.COM – Siapa yang tak ingin memiliki rambut lebat, kulit glowing, dan kuku kuat? Tak sedikit orang mengandalkan vitamin atau suplemen kecantikan untuk menunjang penampilan. Selain penggunaan produk topikal, konsumsi suplemen kini menjadi bagian dari rutinitas perawatan banyak orang.

Namun, di balik klaim manfaatnya, ada potensi efek samping yang perlu diwaspadai.

Melansir Everyday Health, sebuah riset pada Juli 2020 menyebutkan bahwa suplemen kecantikan umumnya mengandung berbagai nutrisi seperti:

  • Biotin
  • Vitamin A
  • Vitamin B kompleks
  • Vitamin C
  • Vitamin D
  • Vitamin E
  • Seng
  • Kalsium
  • Zat besi
  • Keratin
  • Kolagen
  • Minyak ikan

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa suplemen zat besi berpotensi membantu pertumbuhan rambut dan memperbaiki kondisi kulit serta kuku—namun terutama pada orang yang memang mengalami kekurangan nutrisi. Artinya, jika tidak ada defisiensi, manfaatnya belum tentu signifikan dan risikonya bisa lebih besar daripada keuntungannya.

Peneliti juga mengingatkan bahwa banyak suplemen kecantikan tidak diatur secara ketat dan tidak selalu melalui uji kualitas menyeluruh. Dosis nutrisi yang terlalu tinggi justru dapat membahayakan kesehatan.

Berikut beberapa efek samping yang perlu diketahui:

  1. Overdosis Nutrisi

Hanya karena suatu vitamin baik untuk tubuh, bukan berarti semakin tinggi dosisnya semakin besar manfaatnya.

BACA JUGA :  Pemakaman Kenegaraan Ayatollah Ali Khamenei Diundur hingga Akhir Juni atau Awal Juli

Dalam sejumlah riset, ditemukan banyak suplemen mengandung dosis nutrisi hingga 200 persen atau lebih dari angka kecukupan gizi yang direkomendasikan.

Kelebihan dosis nutrisi dapat memicu:

  • Kerusakan saraf
  • Gangguan pencernaan
  • Vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) hingga penurunan tekanan darah
  • Sindrom milk-alkali (kelebihan kalsium) yang dapat menyebabkan cedera ginjal

Overdosis vitamin larut lemak seperti vitamin A dan E sangat berisiko karena dapat menumpuk dalam tubuh.

  1. Gangguan Pencernaan

Suplemen rambut, kulit, dan kuku juga dapat memicu gangguan pencernaan.

Contohnya, suplemen yang mengandung zat besi sering menyebabkan:

  • Sembelit
  • Sakit perut
  • Mual

Beberapa orang juga melaporkan perut kembung atau diare setelah mengonsumsi suplemen tertentu.

  1. Reaksi Alergi

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Dermatology Practical & Conceptual menemukan bahwa sejumlah bahan dalam suplemen kecantikan dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang.

Bahan yang berisiko menimbulkan alergi antara lain:

  • Kolagen ikan
  • Diindolylmethane
  • Pewarna dan pengawet tambahan

Gejala alergi dapat berupa:

  • Gatal-gatal
  • Radang kulit
  • Pembengkakan
  • Hingga anafilaksis (reaksi alergi berat yang mengancam nyawa)
  1. Mengganggu Hasil Tes Laboratorium
BACA JUGA :  Kisah Rafa Azka, Pendekar Cilik Asal Kota Bogor yang Borong Medali Emas Karate Nasional

Konsumsi biotin dalam dosis tinggi—yang sering ditemukan dalam suplemen kecantikan—dapat memengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium.

Penelitian menunjukkan bahwa asupan biotin berlebih dapat membuat hasil tes fungsi tiroid dan jantung menjadi tidak akurat. Hasil yang keliru berisiko menyebabkan salah diagnosis dan pengobatan yang tidak tepat.

  1. Justru Memicu Kerontokan Rambut

Ironisnya, suplemen yang ditujukan untuk menyehatkan rambut justru bisa menyebabkan kerontokan pada sebagian orang.

Konsumsi berlebihan selenium, vitamin A, dan vitamin E telah dikaitkan dengan rambut rontok. Hal ini menunjukkan bahwa keseimbangan nutrisi jauh lebih penting dibandingkan sekadar menambah asupan tanpa indikasi medis.

Perlu atau Tidak?

Suplemen rambut, kulit, dan kuku sebaiknya dikonsumsi berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar tren. Jika tidak ada kekurangan nutrisi yang terdiagnosis, pola makan seimbang sebenarnya sudah cukup memenuhi kebutuhan tubuh.

Sebelum mengonsumsi suplemen, pertimbangkan untuk:

  • Berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi
  • Memeriksa kadar nutrisi melalui tes laboratorium
  • Membaca label dan memperhatikan dosis

Cantik dan sehat memang bisa berjalan beriringan, tetapi pendekatan yang bijak dan berbasis kebutuhan tetap menjadi kunci utama.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================