
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah membayar lebih dari 90 persen tunggakan kepada para kontraktor. Dari total utang sekitar Rp 340 miliar, sisa kewajiban yang belum terbayarkan kini tinggal Rp 20 miliar.
Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, optimis seluruh tunggakan dapat diselesaikan dalam pekan ini.
“Sudah 90 persen lebih terbayarkan, dikit lagi beres. Minggu ini juga mudah-mudahan selesai,” ujar Wildan. Rabu (4/3/2026).
Wildan memastikan, proses pelunasan tidak berdampak pada program-program prioritas daerah. Pemkab Bogor hanya memangkas pengeluaran yang bersifat administratif, seperti pengadaan alat tulis kantor (ATK) dan biaya cetak, sesuai instruksi presiden yang juga diterapkan di tingkat pusat.
“Itu sesuai dengan inpres dan edaran bersama, cuma cetakan sama ATK, sama seperti di pusat,” kata dia.
Meski sepuluh program prioritas Pemkab Bogor diklaim tidak terganggu, Wildan mengakui pihaknya harus melakukan penyesuaian arus kas daerah. Pembayaran kewajiban pokok didahulukan sebelum pos-pos pengeluaran lain kembali diaktifkan.
“Kami harus mengatur kas. Tidak semua bisa seperti dulu karena kami mendahulukan yang wajib-wajib terlebih dahulu. Nanti kalau ada anggaran lagi, kami pulihkan kembali,” tutup Wildan.
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















