BOGORTODAY.COM – Vitamin merupakan zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh, termasuk vitamin D. Nutrisi ini berperan dalam menjaga kesehatan tulang, sistem imun, hingga fungsi otot.
Namun, konsumsi suplemen vitamin D tetap harus bijak. Asupan berlebihan justru dapat memicu masalah kesehatan serius.
Dalam kasus ekstrem, kelebihan vitamin D dapat menyebabkan keracunan yang disertai hiperkalsemia, yaitu kondisi kadar kalsium dalam darah terlalu tinggi. Meski jarang mengancam jiwa, kondisi ini tetap berbahaya dan bisa memicu komplikasi.
Menurut Cleveland Clinic, kasus keracunan vitamin D yang parah dapat menyebabkan gagal ginjal, aritmia (gangguan irama jantung), gaya berjalan tidak stabil, hingga linglung.
Kebutuhan Harian Vitamin D
Agar tidak berlebihan, penting mengetahui kebutuhan harian vitamin D:
- Usia 19–70 tahun: 600 IU per hari
- Usia di atas 70 tahun: 800 IU per hari
Kelebihan vitamin D umumnya bukan disebabkan oleh paparan sinar matahari, melainkan konsumsi suplemen dalam dosis tinggi dan jangka panjang tanpa pengawasan medis.
Tanda Tubuh Kelebihan Vitamin D
Dikutip dari Verywell Health, berikut beberapa tanda tubuh mengalami kelebihan vitamin D:
- Kadar Vitamin D dalam Darah Terlalu Tinggi
Cara paling akurat untuk mengetahui kadar vitamin D adalah melalui tes darah.
- Kadar normal: 30–60 nanogram per mililiter (ng/ml)
- Di atas 100 ng/ml: sudah tergolong terlalu tinggi
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan angka di atas batas normal, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
- Kadar Kalsium Terlalu Tinggi (Hiperkalsemia)
Salah satu fungsi vitamin D adalah membantu penyerapan kalsium di usus. Jika vitamin D berlebihan, kadar kalsium pun ikut meningkat.
- Kadar kalsium normal: 8,4–10,2 mg/dl
- Di atas batas tersebut dapat menyebabkan hiperkalsemia dan hiperkalsiuria (kelebihan kalsium dalam urine)
Gejala hiperkalsemia meliputi:
- Lemah otot
- Nyeri
- Dehidrasi
- Sering buang air kecil
- Gangguan neuropsikiatri
- Gangguan Saluran Pencernaan
Kelebihan vitamin D yang memicu hiperkalsemia juga bisa berdampak pada sistem pencernaan. Gejalanya antara lain:
- Mual
- Muntah
- Kehilangan nafsu makan
- Sembelit
Keluhan ini sering kali menjadi tanda awal sebelum komplikasi yang lebih serius muncul.
- Perubahan Kondisi Mental
Tak hanya gejala fisik, kelebihan vitamin D juga dapat memengaruhi kondisi mental.
Beberapa gejala yang mungkin muncul:
- Kebingungan
- Apatis
- Depresi
- Mudah marah
Dalam kondisi ekstrem, seseorang bisa mengalami linglung, halusinasi, bahkan psikosis.
- Komplikasi Ginjal
Hiperkalsemia akibat kelebihan vitamin D dapat memicu gangguan ginjal, seperti:
- Penurunan fungsi ginjal
- Cedera ginjal akut
- Gagal ginjal
- Batu ginjal
Orang yang sudah memiliki riwayat penyakit ginjal sebaiknya sangat berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen vitamin D dan selalu berkonsultasi dengan dokter.
Paparan Matahari Aman, Suplemen yang Perlu Diwaspadai
Paparan sinar matahari tidak akan menyebabkan kadar vitamin D melonjak secara berlebihan, karena tubuh memiliki mekanisme pengaturan alami. Justru konsumsi suplemen dalam dosis tinggi tanpa pengawasan medis yang menjadi penyebab utama keracunan vitamin D.
Karena itu, sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D secara rutin, sebaiknya lakukan pemeriksaan kadar vitamin D dalam darah dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Menjaga keseimbangan asupan adalah kunci. Vitamin D memang penting, tetapi dalam jumlah yang tepat.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















