Lexus Hentikan Produksi UX 300e, SUV Listrik Murni Pertama di Asia Tenggara

Lexus
Lexus Hentikan Produksi UX 300e, SUV Listrik Murni Pertama di Asia Tenggara. (Foto: Toyota)

BOGORTODAY.COM Lexus resmi menghentikan produksi mobil listrik murni pertamanya, UX 300e, yang kini juga telah dihapus dari situs resmi perusahaan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Media Inggris, AutoExpress, melaporkan bahwa UX 300e sudah tidak lagi ditawarkan di website Lexus Inggris. Meski demikian, varian saudaranya yang menggunakan mesin hybrid, UX 300h, masih tersedia.

Di Indonesia, UX 300e pertama kali dipasarkan pada 2020 sebagai SUV listrik murni pertama Lexus di Asia Tenggara. Mobil ini menawarkan desain crossover khas Lexus dan menjadi tonggak awal merek tersebut dalam menghadirkan kendaraan listrik. Namun saat ini, UX 300e sudah tidak lagi dapat ditemukan di situs resmi Lexus Indonesia.

Spesifikasi dan Jarak Tempuh

Sebagai model listrik perdana, UX 300e membawa spesifikasi standar. Mobil ini dilengkapi dengan motor listrik berkapasitas 54,35 kWh yang mampu menghasilkan 201 HP dan torsi 300 Nm. Jarak tempuh maksimalnya mencapai 300 km (WLTP).

BACA JUGA :  Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

Sebagai perbandingan, model terbaru UX listrik generasi baru mampu menempuh hingga 450 km dengan baterai 72,8 kWh.

Dari sisi pengisian daya, UX 300e di Inggris menggunakan konektor CHAdeMo dengan daya terbatas 50 kW. Namun, fasilitas pengecasan dengan protokol CHAdeMo kini semakin langka di Eropa dan Amerika Utara, seiring banyak produsen beralih ke CCS port atau protokol NACS.

Penjualan dan Faktor Penghentian

Data dari howmanyleft.co.uk menunjukkan kurang dari 3.400 unit UX 300e terdaftar di Inggris sejak Januari 2021. Angka ini jauh lebih rendah dibanding penjualan model lain, seperti Ford Puma, yang bahkan terjual lebih banyak dalam satu bulan dibanding total UX 300e selama lima tahun terakhir.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Faktor jarak tempuh terbatas, keterbatasan fasilitas pengecasan, serta rendahnya jumlah pengguna di pasar utama diyakini menjadi alasan utama penghentian UX 300e. Meski demikian, beberapa varian UX lain, seperti UX 300h, masih tersedia di Eropa dan Amerika Serikat.

Di Indonesia, seluruh varian UX kini juga tidak lagi terlihat di situs resmi Lexus. Hingga saat ini, belum ada pengumuman mengenai pengganti model entry-level SUV Lexus ini di pasar Tanah Air.

Keputusan ini menandai berakhirnya babak awal Lexus di ranah kendaraan listrik murni, sekaligus membuka peluang bagi perusahaan untuk menghadirkan generasi baru mobil listrik dengan spesifikasi lebih kompetitif di masa depan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================