
Selain fasilitas akademik, pembangunan asrama yang terdiri dari empat blok untuk siswa laki-laki dan perempuan juga telah mencapai 50 persen. Kawasan sekolah turut dilengkapi sarana penunjang berupa welcoming center, teater, serta fasilitas ibadah lintas agama.
Budhi menyebut kehadiran rumah ibadah dari berbagai agama di lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai kebinekaan sejak dini.
“Kita ingin mendidik para siswa bahwa meskipun berbeda, kita tetap satu. Keberagaman dan kebinekaan justru menjadi kekuatan untuk mempersatukan,” katanya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















