
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, menyatakan bahwa pengerahan jet tempur tersebut bertujuan memastikan keamanan fasilitas militer Prancis di kawasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pesawat Rafale bersama para pilotnya telah dimobilisasi untuk menjaga wilayah udara di sekitar pangkalan.
Ketegangan di kawasan meningkat setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Menanggapi serangan tersebut, Iran kemudian menargetkan kepentingan negara-negara sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, bahkan memperingatkan bahwa negara-negara Eropa bisa menjadi sasaran jika mereka turut terlibat dalam konflik melawan Iran.
Dalam wawancara dengan media internasional France 24, ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengingatkan negara-negara Eropa agar tidak terlibat dalam apa yang disebutnya sebagai agresi militer terhadap Iran.
Takht-Ravanchi menegaskan bahwa negara mana pun yang ikut berpartisipasi dalam operasi militer melawan Iran berpotensi menghadapi serangan balasan dari Teheran.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















