
Menurutnya, hasil panen jagung nantinya akan diserap oleh Bulog dengan standar kadar air tertentu sehingga memberikan kepastian pasar bagi para petani.
“Jagung yang diterima Bulog memiliki kadar air 12 persen dengan harga sekitar Rp6.500 per kilogram. Sementara untuk kadar air di atas itu sekitar Rp2.500,” ungkapnya.
AKP Budi berharap program ini dapat mendorong lebih banyak petani untuk menanam jagung karena memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan serta pasar yang jelas.
“Kami berharap para petani menanam jagung karena harganya sangat menjanjikan dan penerimanya juga sudah jelas dari Bulog,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Cileuksa yang dinilai berperan aktif sebagai penggerak sekaligus koordinator program penanaman jagung di wilayah Kecamatan Sukajaya.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Cileuksa sebagai penggerak dan koordinator di Kecamatan Sukajaya untuk program penanaman jagung ini,” pungkasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















