Cara Aman Menurunkan Gula Darah yang Tiba-tiba Naik, Ini Penjelasan Dokter

Karena itu, obat diabetes tidak dianjurkan hanya diminum saat gula darah naik saja. Penggunaannya harus mengikuti petunjuk dokter agar pengendalian gula darah tetap stabil.

  1. Perbanyak minum air putih

Dokter spesialis endokrinologi Lorena Wright menyarankan penderita diabetes untuk lebih banyak minum air putih ketika kadar gula meningkat.

Saat gula darah tinggi, ginjal akan bekerja keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine. Proses ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan berisiko mengalami dehidrasi.

Minum air putih dapat membantu tubuh membuang gula berlebih melalui urine sekaligus membantu mengencerkan kadar glukosa dalam darah.

  1. Lakukan aktivitas fisik ringan

Aktivitas fisik ringan juga dapat membantu menurunkan gula darah, selama tubuh masih memiliki cukup insulin dan tidak muncul gejala berat.

BACA JUGA :  Kebiasaan Sepele di Pagi Hari yang Tanpa Disadari Bisa Memicu Kenaikan Berat Badan

Berjalan kaki dengan intensitas sedang sekitar 20 menit setelah makan dapat membantu menurunkan kadar gula darah hingga 20–30 persen. Hal ini terjadi karena otot yang aktif bergerak menggunakan glukosa sebagai sumber energi.

Namun olahraga sebaiknya dihindari jika muncul gejala seperti mual berat, muntah, atau nyeri perut yang bisa menjadi tanda Diabetic Ketoacidosis. Dalam kondisi tersebut, penanganan medis lebih diperlukan.

Gejala gula darah tinggi yang perlu diwaspadai

Selain menggunakan alat pemeriksa gula darah, tubuh biasanya memberikan tanda ketika kadar gula meningkat. Beberapa gejala yang sering muncul antara lain:

  • Sering buang air kecil
  • Rasa haus berlebihan
  • Pusing atau sakit kepala
  • Kesemutan pada tangan atau kaki
  • Mudah lelah
  • Penglihatan kabur
  • Mual, muntah, atau nyeri perut
BACA JUGA :  8 Kebiasaan Sederhana yang Dapat Membantu Anak Tumbuh Lebih Cerdas dan Percaya Diri

Pentingnya pengelolaan gula darah

Menurunkan kadar gula darah yang melonjak memang penting untuk mencegah kondisi darurat. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga kadar gula tetap stabil dalam jangka panjang.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan pola makan sehat, rutin berolahraga, disiplin mengonsumsi obat, serta memantau kadar gula darah secara berkala. Dengan pengelolaan yang baik, risiko komplikasi akibat diabetes dapat diminimalkan dan kualitas hidup tetap terjaga.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================