China Ciptakan Baterai Mini Bertenaga Nuklir, Bisa Bertahan Hingga 50 Tahun

“Baterai energi atom ini dapat memenuhi kebutuhan daya jangka panjang untuk berbagai perangkat, termasuk alat pacu jantung, jantung buatan, dan implant koklea,” ujar Betavolt, seperti dikutip dari The Independent.

Selain itu, baterai ini juga ramah lingkungan. Setelah masa peluruhan isotop nickel-63, residu yang terbentuk adalah tembaga stabil non-radioaktif, sehingga tidak menimbulkan ancaman bagi lingkungan.

BACA JUGA :  Pendaftar Job Fair Kota Bogor 2026 Membeludak Tembus 6.892 Orang

Meskipun inovasi Betavolt menarik perhatian, baterai nuklir sendiri bukan teknologi baru. Sebelumnya, ilmuwan di Uni Soviet dan Amerika Serikat telah mengembangkan baterai nuklir untuk aplikasi seperti pesawat luar angkasa, sistem bawah air, dan stasiun penelitian jarak jauh. Namun, baterai sebelumnya berukuran besar dan sangat mahal.

BACA JUGA :  Mobil PHEV China Mulai Masuk Indonesia, Toyota Nilai Persaingan Elektrifikasi Kian Menarik

Dengan BV100, China berupaya memperkenalkan baterai nuklir mini yang lebih praktis, aman, dan dapat mendukung revolusi teknologi modern, termasuk di bidang AI, drone, dan perangkat medis.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================