Pre-Shampoo: Perawatan Rambut Sebelum Keramas, Perlukah Kamu Mencobanya?

BOGORTODAY.COM – Belakangan ini, perawatan rambut sebelum keramas makin ramai diperbincangkan. Banyak produk mengklaim bisa membuat rambut lebih lembut, mudah diatur, dan terlindungi dari kerusakan. Namun, langkah ini ternyata tidak selalu diperlukan untuk semua orang.

Apa Itu Perawatan Pre-Shampoo?

Perawatan sebelum keramas, atau dikenal sebagai pre-shampoo/pre-wash, melibatkan penggunaan minyak, krim, atau serum pada rambut yang masih kering sebelum disampo.

Produk dioleskan, didiamkan beberapa menit, lalu dibilas saat keramas. Tujuannya adalah melapisi batang rambut untuk mengurangi gesekan saat dicuci.

Ahli kimia kosmetik, Valerie George, menjelaskan bahwa lapisan ini membantu menjaga rambut dari kerusakan akibat proses pencucian.

Sementara itu, Tonya Lane, pendiri Curly Chemistry, menyebutkan bahwa teknik ini sudah lama digunakan oleh pemilik rambut keriting atau sangat keriting, yang cenderung lebih mudah kusut dan kering.

BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Manfaat Pre-Shampoo

  1. Rambut Lebih Mudah Diatur dan Tidak Kusut

Produk pre-wash banyak yang mengandung minyak dan pelembut yang melapisi batang rambut, sehingga lebih licin dan mudah disisir.

Menurut Candace Witherspoon, ahli rambut di New York, metode ini sangat membantu rambut keriting, kering, atau yang sering diwarnai dan terkena alat panas. Bahan seperti polyquaternium-10 dan guar hydroxypropyltrimonium chloride bekerja melapisi rambut agar tidak mudah kusut.

  1. Mengurangi Risiko Kerusakan Akibat Pencucian

Sampo, terutama yang mengandung sulfat, bisa menghilangkan minyak alami rambut. Saat rambut terkena air, seratnya mengembang dan menyusut kembali saat kering.

Proses berulang ini dapat menyebabkan kelelahan higroskopis, yaitu rambut menjadi rapuh. Pre-wash membentuk lapisan tipis yang membantu mengurangi penyerapan air berlebihan dan gesekan saat keramas.

  1. Menjaga Kesehatan Kulit Kepala

Beberapa produk pre-wash fokus pada kulit kepala untuk mengangkat minyak, keringat, sel kulit mati, dan sisa produk styling. Namun, perlu berhati-hati.

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Minyak berat yang menempel terlalu lama dapat menyumbat folikel dan mengganggu keseimbangan mikroorganisme alami kulit kepala.

Siapa yang Sebaiknya Menggunakan?

Perawatan pre-shampoo lebih cocok untuk rambut yang tebal, kasar, kering, keriting, atau mudah kusut, karena tipe rambut ini rentan patah saat dicuci atau disisir.

Sebaliknya, rambut tipis atau mudah berminyak biasanya tidak memerlukan langkah tambahan ini. Jika rambut sudah sehat, mudah diatur, dan tidak kusut parah, rutinitas sederhana dengan sampo dan kondisioner sudah cukup.

Bagi yang sering mengalami rambut kering, kusut, atau rapuh setelah keramas, pre-shampoo bisa dicoba sebagai solusi tambahan. Namun, bagi rambut yang normal dan tidak bermasalah, langkah ini hanyalah opsional.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================