Ramp Check Jelang Mudik Lebaran 2026, Tiga Bus AKAP di Terminal Leuwiliang Ditemukan Bermasalah

Pemeriksaan ini menyasar kendaraan Angkutan Kota dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) guna memastikan kondisi kendaraan serta kesehatan pengemudi sebelum melayani lonjakan penumpang pada masa mudik. foto:Ilham-Bogortoday.com

BOGORTODAY.COM – Menjelang arus mudik Idul Fitri 2026, sejumlah kendaraan angkutan umum menjalani pemeriksaan keselamatan atau ramp check di Terminal Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (10/3/2026).

Pemeriksaan ini menyasar kendaraan Angkutan Kota dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) guna memastikan kondisi kendaraan serta kesehatan pengemudi sebelum melayani lonjakan penumpang pada masa mudik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Terminal Leuwiliang Wahyu Hidayat, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, pejabat ahli muda dari Dinas Perhubungan Jawa Barat, serta tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Kepala Terminal Leuwiliang, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa pemeriksaan tahap awal difokuskan pada kelayakan teknis kendaraan jelang arus mudik 2026.

BACA JUGA :  Rekomendasi Menu Sarapan Tinggi Protein untuk Menjaga Energi dan Massa Otot

“Untuk tahap pertama kami melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan, seperti sistem pengereman, wiper, dan lampu,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas berhasil mengecek tujuh kendaraan angkutan antar kota dan antar provinsi yang beroperasi di terminal tersebut.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan tiga kendaraan yang harus segera melakukan perbaikan. Menurut Wahyu, permasalahan yang ditemukan berkaitan dengan kebocoran pada sistem transmisi pengereman.

“Memang tidak terlalu parah sehingga kendaraan masih bisa diberangkatkan. Namun setelah berangkat dari sini, kendaraan tersebut wajib segera melakukan perbaikan di bengkel masing-masing,” katanya.

BACA JUGA :  Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Dapat Menurunkan Rasa Percaya Diri Anak

Sementara itu, dari sisi administrasi kendaraan, seluruh dokumen dinyatakan lengkap dan masih berlaku. Mulai dari STNK, bukti uji KIR, hingga surat-surat kendaraan lainnya telah memenuhi ketentuan.

Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para awak kendaraan. Sebanyak 18 pengemudi dan kru bus menjalani pengecekan kesehatan oleh tim medis.

“Alhamdulillah hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan seluruh awak kendaraan dalam kondisi sehat dan diperbolehkan untuk mengemudikan kendaraan masing-masing,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================