Waspadai Aplikasi Penguras RAM di Smartphone, Bisa Turunkan Performa HP

BOGORTODAY.COM – Sejumlah aplikasi di smartphone diketahui dapat mengonsumsi RAM dalam jumlah besar, sehingga berpotensi menurunkan performa perangkat. Jika penggunaan memori terlalu tinggi, hal ini tidak hanya memengaruhi ruang penyimpanan, tetapi juga dapat membuat ponsel menjadi lambat atau kurang responsif.

Pada perangkat smartphone, RAM berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara bagi sistem operasi, aplikasi yang sedang berjalan, serta berbagai data yang diproses secara real time. Karena itu, kapasitas RAM sangat berpengaruh terhadap kelancaran kinerja ponsel.

Perkembangan Kapasitas RAM Smartphone

Sekitar satu dekade lalu, banyak perangkat berbasis Android hanya dibekali RAM sebesar 512 MB hingga 1 GB. Namun, perkembangan teknologi membuat kapasitas tersebut terus meningkat.

Pada tahun 2014, perangkat premium mulai hadir dengan RAM 3 GB hingga 4 GB. Saat ini, kapasitas 4 GB bahkan mulai dianggap sebagai ukuran minimum untuk menjalankan berbagai aplikasi modern secara lancar.

Meski kapasitasnya semakin besar, RAM tetap merupakan sumber daya yang terbatas. Setiap aplikasi yang dibuka akan menggunakan sebagian memori tersebut. Aplikasi ringan biasanya membutuhkan ratusan megabyte RAM, sementara game dengan grafis tinggi bisa memakan lebih dari 1 GB.

BACA JUGA :  Inspektorat Kabupaten Bogor Tunggu Kabar Polres soal Dugaan Jual Beli Jabatan

Jika terlalu banyak aplikasi berat dijalankan secara bersamaan, sistem bisa kehabisan memori. Akibatnya, aplikasi dapat tertutup otomatis, mengalami crash, atau membuat perangkat menjadi tidak responsif.

Cara Android Mengelola RAM

Untuk menjaga kinerja tetap stabil, sistem operasi Android memiliki mekanisme khusus dalam mengelola RAM. Salah satunya adalah teknologi zRAM, yaitu sistem kompresi data yang menyimpan blok memori terkompresi di dalam RAM.

Dengan metode ini, halaman memori yang jarang digunakan dapat dikompresi untuk menghemat ruang, lalu didekompresi kembali saat dibutuhkan. Semua perangkat Android modern umumnya sudah menggunakan zRAM, meskipun kapasitasnya bisa berbeda tergantung pengaturan dari produsen perangkat.

Jika memori tetap penuh, sistem akan mencoba langkah lain seperti membersihkan data yang bisa dimuat ulang dari penyimpanan atau memindahkan sebagian memori ke ruang swap. Namun, jika semua metode tersebut tidak cukup, sistem akan menutup aplikasi yang tidak aktif agar proses lain dapat berjalan dengan lancar.

Aplikasi yang Dikenal Menguras RAM

BACA JUGA :  8 Makanan Tinggi Serat yang Bantu Lancarkan Pencernaan Secara Alami

Beberapa aplikasi populer diketahui menggunakan RAM dalam jumlah cukup besar. Berdasarkan laporan dari Android Authority, berikut beberapa contohnya:

  • Browser Google Chrome dapat menggunakan hingga sekitar 2,2 GB RAM dalam kondisi tertentu.
  • Game Genshin Impact membutuhkan sekitar 1,4 GB RAM karena grafisnya yang tinggi.

Selain itu, beberapa game lain juga cukup besar penggunaan memorinya, di antaranya:

  • Subway Surfers – sekitar 750 MB
  • 1945 Airforce – sekitar 850 MB
  • Brawl Stars – sekitar 500 MB
  • Minecraft – sekitar 800 MB
  • Asphalt 9 – sekitar 800 MB
  • Shadowgun Legends – sekitar 900 MB
  • The Elder Scrolls: Blades – sekitar 950 MB

Tips Menghindari RAM Cepat Penuh

Agar smartphone tetap berjalan lancar, pengguna disarankan untuk tidak menjalankan terlalu banyak aplikasi berat secara bersamaan. Menutup aplikasi yang tidak digunakan serta memperbarui sistem operasi juga dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan memori.

Dengan pengelolaan yang tepat, perangkat dapat tetap responsif meskipun digunakan untuk berbagai aktivitas seperti bermain game, browsing, atau menjalankan aplikasi produktivitas.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================