Waspada Jamur Saat Rumah Ditinggal Mudik, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Jamur
Ilustrasi Jamur di Rumah. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Menjelang musim mudik, banyak orang mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan perjalanan ke kampung halaman. Selain menyiapkan barang yang akan dibawa, penting juga memastikan rumah atau kamar yang ditinggalkan tetap aman selama beberapa hari.

Namun, keamanan rumah tidak hanya soal risiko pencurian. Ada masalah lain yang sering luput dari perhatian, yaitu munculnya jamur di dalam ruangan.

Tidak sedikit orang yang mendapati dinding, lemari, hingga bantal dipenuhi bercak hitam atau putih setelah kembali dari mudik. Kondisi ini terjadi karena pertumbuhan jamur yang berkembang selama rumah kosong dan jarang mendapatkan sirkulasi udara.

BACA JUGA :  Pansus DPRD Kota Bogor Rampungkan Raperda BPBD Tipe A dalam Waktu Satu Bulan

Menurut Denny Setiawan, penyebab utama jamur di dalam ruangan adalah tingkat kelembapan yang tinggi. Ia menjelaskan bahwa ruangan tanpa ventilasi yang memadai akan lebih mudah lembap sehingga menjadi tempat ideal bagi jamur untuk tumbuh.

“Jika ruangan tidak memiliki jendela atau ventilasi yang baik, otomatis udara di dalamnya menjadi lembap. Kondisi ini sangat mendukung pertumbuhan jamur,” jelasnya.

BACA JUGA :  7 Ciri Orang Berjiwa Tua, Lebih Menyukai Makna Hidup daripada Tren Sesaat

Pentingnya Sirkulasi Udara

Kelembapan biasanya muncul ketika ruangan tidak memiliki aliran udara yang baik. Idealnya, ruangan memiliki jalur udara masuk dan keluar sehingga udara bisa berganti secara alami. Dengan begitu, ruangan terasa lebih segar dan tidak pengap.

Masalah ini sering terjadi pada hunian dengan ruang terbatas, seperti kamar kos atau kontrakan kecil.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================