DPRD Kota Bogor Kucurkan Rp3 Miliar untuk Peningkatan Skill UMKM

Adityawarman Adil mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi. Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah secara parsial.

​”Membangun Kota Bogor tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Ini bukan hanya urusan pemerintah atau dinas terkait saja, tapi butuh sinergi dan kolaborasi dari semua pihak,” pungkasnya.

​Senada dengan Ketua DPRD, Kepala Bidang UMKM Dinas KUKMDagin Kota Bogor, Devie, menyoroti pentingnya inovasi dan kemandirian bagi para pelaku usaha.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

Ia menyebut bahwa pelatihan mandiri sangat penting agar pelaku UMKM mampu mengidentifikasi kebutuhan spesifik usaha mereka sendiri.

​Devie juga mengingatkan para peserta mengenai pelajaran berharga dari masa pandemi, di mana UMKM terbukti menjadi sektor yang paling tangguh bertahan meski perusahaan-perusahaan besar banyak yang tumbang.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

​Namun, ia memberikan catatan terkait penyebab kegagalan usaha. Menurut pengamatannya, banyak pelaku UMKM yang kandas bukan karena masalah pemasaran semata, melainkan akibat lemahnya tata kelola keuangan.

​”Banyak UMKM yang gagal bukan karena kurangnya pemasaran, melainkan karena minimnya pengetahuan dalam pengelolaan keuangan,” ungkapnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================