BOGORTODAY.COM – Ketupat merupakan salah satu hidangan yang identik dengan perayaan Hari Raya Idulfitri. Makanan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa ini hampir selalu hadir di meja makan saat Lebaran.
Cita rasanya yang khas dengan tekstur lembut membuat ketupat menjadi pelengkap berbagai hidangan seperti opor ayam, rendang, maupun sayur labu.
Namun, ketupat biasanya dibuat dalam jumlah cukup banyak untuk disajikan kepada keluarga dan tamu.
Karena itu, cara penyimpanan yang tepat sangat penting agar ketupat tidak cepat basi. Jika disimpan dengan cara yang kurang tepat, ketupat dapat cepat rusak dan tidak layak untuk dikonsumsi.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar ketupat tetap tahan lama dan tetap enak disantap.
1. Simpan Ketupat di Dalam Kulkas
Salah satu cara paling mudah untuk menjaga ketupat tetap awet adalah dengan menyimpannya di dalam kulkas. Menurut Prof. Sugiyono dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University, penyimpanan di lemari pendingin dapat memperlambat proses pembusukan pada ketupat.
Ketupat yang disimpan di kulkas umumnya dapat bertahan sekitar tujuh hingga sembilan hari. Meski demikian, teksturnya biasanya akan menjadi lebih padat atau keras. Untuk mengembalikan kelembutannya, ketupat dapat dipanaskan kembali dengan cara dikukus sebelum disajikan.
2. Gunakan Daun Pembungkus yang Tepat
Ketahanan ketupat juga dipengaruhi oleh jenis daun yang digunakan sebagai pembungkus. Daun janur muda dari pohon kelapa merupakan pilihan yang paling sering digunakan karena memiliki tekstur yang lentur dan tidak mudah robek.
Di beberapa daerah, masyarakat juga memanfaatkan daun lontar atau daun pandan. Daun yang masih muda dan kuat akan melindungi ketupat dengan lebih baik sehingga membantu menjaga kualitasnya lebih lama.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















