
3. Tambahkan Air Kapur Sirih pada Beras
Salah satu cara tradisional yang sering digunakan agar ketupat lebih tahan lama adalah dengan menambahkan sedikit air kapur sirih pada beras sebelum dimasukkan ke dalam anyaman ketupat. Cara ini dipercaya dapat membuat tekstur ketupat menjadi lebih padat sehingga tidak mudah basi.
Setelah proses perebusan selesai, ketupat sebaiknya segera ditiriskan dan diangin-anginkan. Hal ini penting agar permukaan ketupat cepat kering dan tidak lembap.
Selain itu, ketupat sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama di dalam air rebusan. Kondisi tersebut dapat membuat ketupat menjadi terlalu basah dan mempercepat proses pembusukan.
4. Bilas dengan Air Dingin Setelah Matang
Setelah ketupat matang, langkah berikutnya adalah menyiramnya dengan air dingin. Cara ini berguna untuk membersihkan sisa-sisa air rebusan, lendir, maupun kotoran yang mungkin menempel pada permukaan ketupat.
Membersihkan ketupat dengan air dingin juga dapat membantu mengurangi kemungkinan pertumbuhan jamur dan bakteri yang dapat menyebabkan ketupat cepat basi.
5. Gantung Ketupat Agar Cepat Kering
Cara lain yang cukup efektif adalah menggantung ketupat di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Dengan menggantungnya, sisa air rebusan dapat menetes sehingga ketupat lebih cepat kering.
Ketupat yang digantung dan dibiarkan kering pada suhu ruang umumnya dapat bertahan sekitar dua hingga tiga hari tanpa mengalami pembusukan.
Dengan menerapkan beberapa cara tersebut, ketupat dapat disimpan lebih lama dan tetap nikmat untuk disantap bersama keluarga selama perayaan Lebaran. Cara penyimpanan yang tepat juga membantu menjaga kualitas makanan agar tetap aman dikonsumsi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















