
BOGORTODAY.COM – Dalam Islam, perkara bersuci dan buang hajat (adab al-khala) bukan sekadar urusan kebersihan, melainkan bagian dari ibadah.
Oleh karena itu, merencanakan tata letak kamar mandi dan memilih jenis kloset memerlukan pertimbangan yang matang agar sejalan dengan anjuran Rasulullah SAW.
Jika Anda sedang merenovasi atau membangun rumah, berikut adalah panduan praktis dalam menata area sanitasi sesuai nilai-nilai Islami.
- Kloset Jongkok: Pilihan Utama dalam Perspektif Sunnah dan Kesehatan
Dari sisi keutamaan, posisi jongkok saat buang air lebih dianjurkan dalam Islam. Hal ini didasarkan pada pendapat para ulama, termasuk Syeikh Muhammad Munajjad, yang menyebutkan bahwa posisi jongkok memudahkan pembersihan najis secara sempurna.
Secara medis, sebagaimana dibahas dalam penelitian Risqi Hidayat, posisi jongkok membantu proses pembuangan menjadi lebih lancar dan tuntas dibandingkan posisi duduk.
- Kapan Kloset Duduk Menjadi Pilihan?
Islam adalah agama yang memberikan kemudahan (taysir). Meskipun jongkok lebih diutamakan, penggunaan kloset duduk diperbolehkan dalam kondisi tertentu, seperti:
- Faktor Usia: Lansia yang kekuatan fisiknya sudah menurun.
- Kondisi Medis: Pengidap radang sendi (artritis) atau mereka yang memiliki masalah pada lutut.
- Keterbatasan Fisik: Rekan difabel atau penderita obesitas yang kesulitan menjaga keseimbangan saat berjongkok.
Sebagai jalan tengah, pakar desain interior Islami seperti Ramadhani Novi dan Hamid M. Irfan menyarankan konsep kloset semi-jongkok sebagai inovasi desain untuk hunian Muslim modern yang tetap ingin menjaga nilai sunnah namun tetap nyaman.
- Larangan Buang Air Berdiri
Hal yang perlu ditekankan dalam pembangunan kamar mandi adalah ketersediaan fasilitas yang memungkinkan pengguna tidak kencing sambil berdiri.
Dalam sebuah riwayat (HR Ibnu Majah), Rasulullah SAW pernah menegur Umar RA agar menghindari kebiasaan tersebut. Selain kurang sopan, kencing berdiri berisiko menyebabkan percikan najis ke pakaian.
- Etika Penempatan: Menghindari Arah Kiblat
Salah satu aturan paling krusial dalam memasang kloset adalah memperhatikan arah hadapnya. Berdasarkan hadis riwayat Muslim, umat Islam dilarang buang air dengan posisi menghadap atau membelakangi kiblat.
- Tips Desain: Sebelum memasang pipa pembuangan, pastikan posisi kloset menyamping (tegak lurus) dari arah kiblat. Hal ini merupakan bentuk penghormatan terhadap arah suci yang digunakan untuk salat.
- Privasi: Selain arah, pastikan letak kamar mandi tidak berada di area yang terlalu terbuka atau sering dilewati orang banyak untuk menjaga privasi (aurat) pengguna.
Membangun kamar mandi yang islami adalah perpaduan antara pemilihan alat yang tepat (jongkok/duduk sesuai kemampuan) dan pengaturan posisi yang menghormati kaidah agama. Dengan mengikuti aturan ini, aktivitas harian kita di kamar mandi pun bisa bernilai pahala.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















