Menghapus Dosa dengan Salat Tasbih: Keutamaan, Waktu, dan Panduan Praktisnya

Salat tasbih
Menghapus Dosa dengan Salat Tasbih: Keutamaan, Waktu, dan Panduan Praktisnya. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Salat tasbih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat istimewa dalam tradisi Islam.

Sesuai namanya, ciri utama ibadah ini adalah lantunan kalimat tasbih sebanyak 300 kali yang tersebar dalam empat rakaat, dengan komposisi 75 kali tasbih di setiap rakaatnya.

Berdasarkan literatur Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW karya Arif Rahman, dasar pensyariatan ibadah ini merujuk pada hadis riwayat Ibnu Abbas RA.

Dikisahkan bahwa Rasulullah SAW memberikan “hadiah istimewa” kepada pamannya, Abbas RA, berupa pengajaran tata cara salat yang mampu menggugurkan sepuluh jenis dosa.

Hadiah Istimewa dari Rasulullah SAW

Dalam hadis riwayat Abu Daud, Nabi SAW menjanjikan bahwa siapa pun yang mendirikan salat ini, Allah akan mengampuni dosa-dosanya—baik yang terdahulu maupun yang akan datang, yang disengaja maupun tidak, yang besar maupun kecil, hingga yang tersembunyi maupun terang-terangan.

Begitu besarnya keutamaan salat ini, Nabi SAW memberikan fleksibilitas dalam frekuensi pelaksanaannya:

  • Idealnya dilakukan setiap hari.
  • Jika tidak mampu, kerjakan seminggu sekali (setiap Jumat).
  • Jika masih berat, lakukan sebulan sekali atau setahun sekali.
  • Batas minimalnya adalah sekali seumur hidup.
BACA JUGA :  Mengapa Air Zamzam Tidak Pernah Habis? Ini Penjelasan dari Sisi Keagamaan dan Ilmiah

Waktu Pelaksanaan

Salat tasbih memiliki waktu pengerjaan yang cukup luwes, baik siang maupun malam hari:

  1. Siang Hari: Dilaksanakan sebanyak 4 rakaat dengan satu kali salam.
  2. Malam Hari: Dilaksanakan sebanyak 4 rakaat dengan dua kali salam (setiap 2 rakaat salam).

Meskipun Abdullah bin Amr menyebutkan waktu terbaik adalah setelah matahari terbenam, mayoritas ulama berpendapat ibadah ini boleh dilakukan kapan saja selama bukan pada waktu yang dilarang untuk salat.

Panduan Tata Cara dan Bacaan

Secara umum, gerakan salat tasbih sama dengan salat sunnah lainnya, namun terdapat tambahan rangkaian tasbih di setiap rukunnya.

  1. Niat

Untuk pelaksanaan malam hari (2 rakaat):

  • Lafal: Ushallii sunnatat-Tasbiihi rak’ataini lillaahi Ta’aalaa.
  • Artinya: “Aku berniat melaksanakan salat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
  1. Kalimat Tasbih yang Dibaca

Lafal tasbih yang diulang-ulang adalah:

Subhaanallaah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil azhiimi.

  1. Distribusi Tasbih (75 kali per rakaat)
  • 15 kali: Setelah membaca surah pendek (saat berdiri).
  • 10 kali: Saat posisi rukuk.
  • 10 kali: Saat posisi iktidal.
  • 10 kali: Saat sujud pertama.
  • 10 kali: Saat duduk di antara dua sujud.
  • 10 kali: Saat sujud kedua.
  • 10 kali: Saat duduk sejenak sebelum bangkit (duduk istirahat) atau sebelum salam.
BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Mengapa Kita Perlu Mengamalkannya?

Menurut Rizem Aizid dalam Aktivitas Mukjizat Hari Jumat, salat tasbih bukan sekadar ritual, melainkan sarana pembersihan jiwa yang sangat kuat. Selain dijanjikan pengampunan dosa sebanyak “gundukan pasir”, ibadah ini menjadi medium untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui zikir intensif.

Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam QS Ar-Ra’d ayat 28, yang menegaskan bahwa hanya dengan mengingat Allah (berzikir), hati manusia akan menemukan ketenangan yang sejati.

Dengan mengamalkan salat tasbih, seorang hamba tidak hanya menggugurkan beban dosanya, tetapi juga meraih kedamaian batin di tengah hiruk-pikuk dunia.

Salat tasbih adalah investasi spiritual yang sangat berharga. Meski terlihat memiliki bacaan yang panjang, kemudahan yang diberikan Rasulullah SAW dalam frekuensi pelaksanaannya menunjukkan bahwa pintu ampunan selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang mau berusaha.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================