Nestapa di Wembley: Arsenal Kian Kukuh sebagai “Raja Runner-up” Carabao Cup

Arsenal
Nestapa di Wembley: Arsenal Kian Kukuh sebagai "Raja Runner-up" Carabao Cup. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM – Ambisi Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar di ajang Piala Liga Inggris (Carabao Cup) kembali menemui jalan buntu.

Alih-alih memutus kutukan, skuad berjuluk The Gunners ini justru harus menelan pil pahit setelah ditaklukkan Manchester City pada partai final edisi 2026.

Berlaga di Stadion Wembley pada Senin (23/3/2026) dini hari WIB, Arsenal menyerah dengan skor 0-2.

Hasil ini memastikan trofi yang terakhir kali mereka angkat pada tahun 1993 tersebut tetap menjauh dari lemari piala Emirates Stadium.

Rekor Kelam di Partai Puncak

Kekalahan terbaru ini memberikan catatan sejarah yang kurang menyenangkan bagi anak asuh Mikel Arteta.

Arsenal kini secara resmi menjadi tim dengan koleksi predikat runner-up terbanyak sepanjang sejarah kompetisi ini.

Hingga tahun 2026, Arsenal tercatat sudah 7 kali gagal di laga final. Angka ini kian menjauhkan mereka dari para pesaing terdekatnya dalam hal kegagalan di partai puncak, yaitu:

  • Liverpool: 5 kali runner-up (namun mengoleksi 10 gelar juara).
  • Chelsea: 5 kali runner-up (dengan 5 gelar juara).
  • Tottenham Hotspur: 5 kali runner-up (dengan 4 gelar juara).
BACA JUGA :  Tampil Perkasa di Arcamanik, Skuat Sepak Bola Kota Bogor Hancurkan KBB 5-0

Ketimpangan Koleksi Trofi

Meski sering mencapai babak final, efektivitas Arsenal dalam mengonversinya menjadi gelar juara tergolong rendah. Sepanjang sejarah klub, Meriam London baru dua kali mencicipi manisnya gelar juara Piala Liga, yakni pada tahun 1987 dan 1993.

Sebagai perbandingan, koleksi gelar Arsenal masih berada di bawah pencapaian rival-rival mereka seperti Manchester City (juara 2026), Manchester United, Aston Villa, hingga Chelsea dan Tottenham.

Perbandingan Statistik Finalis Utama Carabao Cup

(Data diurutkan berdasarkan jumlah kegagalan di final)

KlubGelar JuaraTahun JuaraRunner-upTahun Runner-up
Arsenal21987, 199371968, 1969, 1988, 2007, 2011, 2018, 2026
Liverpool101981, 1982, 1983, 1984, 1995, 2001, 2003, 2012, 2022, 202451978, 1987, 2005, 2016, 2025
Chelsea51965, 1998, 2005, 2007, 201551972, 2008, 2019, 2022, 2024
Tottenham41971, 1973, 1999, 200851982, 2002, 2009, 2015, 2021
Man. United61992, 2006, 2009, 2010, 2017, 202341983, 1991, 1994, 2003
BACA JUGA :  Rudy Susmanto Revitalisasi 5 Balai Benih Ikan, Siap Genjot Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor

Analisis Singkat:

Kegagalan ini membuktikan bahwa faktor mentalitas di partai puncak masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Arsenal.

Meskipun konsisten bersaing di level atas, kemampuan untuk menuntaskan laga final dengan kemenangan menjadi pembeda antara tim juara dan tim yang hanya sekadar menjadi partisipan di partai puncak.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================