
Peran Perubahan Iklim dan Fenomena Ocean Upwelling
Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B, para ilmuwan menemukan kaitan erat antara ukuran paus dan perubahan iklim purba.
- Efek Gletser: Saat lapisan es mulai menutupi belahan Bumi utara, aliran air dari gletser membawa nutrisi kaya zat besi ke pesisir laut.
- Ocean Upwelling: Angin kencang mendorong air permukaan menjauh dari pantai, memicu air dingin dari dasar laut yang kaya material organik naik ke permukaan.
- Prasmanan Raksasa: Nutrisi ini memicu ledakan populasi plankton dan kril. Karena makanan terkumpul melimpah di titik-titik tertentu, paus balin dapat makan dengan sangat efektif, yang pada akhirnya memicu pertumbuhan sel tubuh secara masif.
Ukuran Besar Sebagai Strategi Bertahan Hidup
Mengapa paus tidak berhenti tumbuh pada ukuran sedang? Jawabannya adalah efisiensi energi. Peneliti Graham Slater dari Universitas Chicago menjelaskan bahwa karena “prasmanan” plankton ini terjadi secara musiman dan lokasinya berpindah-pindah, paus harus melakukan migrasi jarak jauh.
Tubuh yang besar terbukti lebih efisien dalam menyimpan energi dan menempuh perjalanan ribuan mil dibandingkan paus yang berukuran kecil. Dengan kata lain, raksasanya tubuh paus biru adalah hasil adaptasi sempurna terhadap laut yang menyediakan makanan melimpah namun tersebar di tempat yang berjauhan.
Perbandingan Ukuran Paus Biru
| Objek Perbandingan | Rasio / Jumlah |
| Gajah Afrika | 5 ekor (berbaris) |
| Bus Tingkat | 3 unit |
| Pesawat Komersial | 1 unit |
| Predator T-rex | 20 kali lipat beratnya |
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















