BOGORTODAY.COM – Ajang FIFA Series 2026 di Jakarta bukan sekadar turnamen bagi pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov. Menginjakkan kaki kembali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) bagaikan membuka lembaran lama penuh kenangan bagi pria berusia 49 tahun tersebut.
Jakarta menjadi tuan rumah grup yang mempertemukan Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Bagi Dimitrov, kembali ke stadion kebanggaan Indonesia ini membangkitkan memori kuat saat ia masih aktif di kancah sepak bola tanah air belasan tahun silam.
Jejak Karier di Tanah Air
Publik sepak bola Indonesia mungkin tidak asing dengan sosoknya. Dimitrov memiliki kedekatan emosional yang mendalam dengan Indonesia karena beberapa alasan:
- Mantan Penggawa Macan Kemayoran: Ia pernah merumput sebagai pemain untuk Persija Jakarta.
- Karier Kepelatihan: Selepas gantung sepatu, ia memulai manajerialnya sebagai asisten pelatih di Persipura Jayapura sebelum akhirnya dipanggil memperkuat staf pelatih Timnas Indonesia mendampingi Ivan Kolev.
- Saksi Sejarah Piala Asia 2007: Dimitrov adalah salah satu aktor di balik layar saat Skuad Garuda berlaga di putaran final Piala Asia 2007 yang juga berpusat di GBK.
“Melihat tempat ini sudah direnovasi membuat saya senang. Saya sangat bahagia bisa melihat Gelora Bung Karno lagi,” ungkap Dimitrov saat meninjau venue pertandingan.
Penantian 19 Tahun
Kepulangannya ke Indonesia tahun ini mengakhiri penantian panjang selama hampir dua dekade. Ia mengaku sangat tersentuh dengan keramahan dan sambutan hangat yang diterimanya selama rangkaian FIFA Series 2026.
“Rasanya sangat istimewa bisa kembali setelah 19 tahun. Jujur saja, saya merasa seperti pulang ke rumah kedua,” tuturnya penuh haru.
Waspadai Kekuatan Baru Garuda
Meski Bulgaria dijadwalkan menghadapi Kepulauan Solomon di laga perdana, Dimitrov tetap menaruh perhatian besar pada perkembangan Timnas Indonesia. Ia mengakui bahwa kekuatan tim asuhan Shin Tae-yong saat ini telah bertransformasi menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan.
Secara khusus, ia menyoroti banyaknya pemain Indonesia yang kini menimba ilmu di kompetisi elite Benua Biru.
“Indonesia adalah lawan yang sangat tangguh sekarang. Mereka punya belasan pemain yang berkarier di Eropa, mulai dari Liga Belanda, Italia, Prancis, hingga Jerman. Mereka tim yang sangat kuat,” puji Dimitrov.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















