
Ancaman Spesialis Lintasan “Kiri”
Mengapa Hakim Danish patut diwaspadai? Kuncinya terletak pada karakter Sirkuit COTA yang didominasi tikungan ke kiri (anticlockwise). Berikut adalah beberapa catatan krusial yang perlu diperhatikan:
- Keunggulan Historis: Hakim Danish memiliki rekam jejak manis di sirkuit dengan arah putaran berlawanan jarum jam. Ia pernah meraih kemenangan meyakinkan di seri Aragon pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 lalu.
- Karakter Sirkuit Serupa: Karakteristik Aragon yang banyak tikungan kiri sangat identik dengan layout COTA. Hal ini menjadi modal psikologis dan teknis yang kuat bagi Hakim.
- Progres di Brasil: Meskipun saat ini berada di peringkat ke-13 klasemen dengan 6 poin, Hakim sempat mencuri perhatian dengan mengamankan posisi start ketiga pada seri Brasil sebelumnya, meski akhirnya finis di urutan keenam.
Adu Mekanik di Lintasan Anticlockwise
Veda Ega sebenarnya bukan tanpa perlawanan di lintasan jenis ini. Meski hanya finis kelima di Aragon tahun lalu, Veda membuktikan ketangguhannya dengan memenangkan balapan di Sirkuit Sachsenring, Jerman, yang juga memiliki karakter anticlockwise.
Pertarungan di Texas nanti bukan sekadar urusan poin di papan klasemen, melainkan pembuktian siapa yang paling adaptif dengan tantangan teknis COTA. Jika Veda ingin mempertahankan tren podiumnya, ia tidak boleh hanya terpaku pada rivalitasnya dengan pembalap Eropa, tetapi juga harus menutup ruang bagi kebangkitan Hakim Danish.
Perbandingan Klasemen Sementara Moto3 2026
| Pembalap | Posisi Klasemen | Poin | Catatan Terbaik 2026 |
| Veda Ega Pratama | 3 | 27 | Podium 3 (Brasil) |
| Hakim Danish | 13 | 6 | Start Baris Depan (Brasil) |
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















