Meraih Keberkahan di Kala Fajar: Doa Setelah Adzan Subuh dan Keutamaannya

BOGORTODAY.COM – Kumandang adzan merupakan sebuah undangan suci bagi setiap Muslim untuk sejenak menanggalkan urusan duniawi. Panggilan ini menandakan tibanya waktu untuk bersimpuh di hadapan Sang Pencipta.

Khusus di waktu Subuh, saat malam mulai berganti siang, terdapat rangkaian doa dan keutamaan luar biasa yang sayang untuk dilewatkan.

Bacaan Doa Setelah Adzan Subuh

Setelah muadzin menyelesaikan seruannya, kita sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa. Dalam buku Pintar Shalat karya Khalilurrahman Al Mafani, disebutkan bacaan doa setelah adzan secara umum:

للهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Latin: Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, ‘aaliyatar rofii’ah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz.

Artinya: “Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah wasilah (derajat di surga) dan al-fadhilah (keutamaan) kepada Nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan.”

BACA JUGA :  IGI Dorong Stasiun Pengisian Daya untuk Motor Listrik Hibah BGN

Khusus untuk waktu fajar, terdapat doa tambahan yang bisa dipanjatkan:

اللهم هَذَا إِقْبَالُ هَارِنَكَ وَإِدْبَارُ لَيْلِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فاغْفِرْ لِي

Latin: Allahumma hadza iqbaalu nahaarika wa idbaaru lailika wa ashwaatu du’aaika faghfir lii

Artinya: “Ya Allah, ini adalah saat datangnya siang-Mu, perginya malam-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku.”

Momen Mustajab yang Tak Tertolak

Waktu antara adzan dan iqamah adalah salah satu periode paling “mahal” dalam Islam. Sayyid Sabiq dalam bukunya Fikih Sunnah menjelaskan bahwa doa di waktu ini sangat sulit untuk ditolak oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Doa yang dipanjatkan di antara azan dan iqamah tidak akan ditolak.” (HR. Abu Dawud, Nasai, dan Tirmidzi). Hal ini diperkuat oleh riwayat Sahal bin Sa’ad RA yang menyatakan bahwa doa setelah adzan adalah salah satu perkara yang mustajab.

Keistimewaan Waktu Subuh

BACA JUGA :  Makanan Tinggi Protein yang Murah dan Mudah Didapat, Cocok untuk Menu Harian

Mengapa waktu Subuh begitu istimewa? Berikut adalah beberapa rahasia keberkahan di balik rembang fajar:

  1. Waktu Pembagian Rezeki

Dalam buku Menyingkap Rahasia Keutamaan dan Keistimewaan Shalat Subuh, Asrifin An Nakhrawie menjelaskan bahwa Allah SWT membagikan rezeki di antara waktu terbit fajar hingga terbit matahari.

Rasulullah SAW bahkan berpesan kepada putrinya untuk segera bangun dan tidak lalai agar bisa menyambut rezeki tersebut.

  1. Kecukupan Kebutuhan Hidup

Bangun di pagi hari bukan sekadar kebiasaan sehat, melainkan pembuka pintu keberkahan. Hadits riwayat Ath Thabrani menyebutkan bahwa pagi hari penuh dengan keberuntungan yang menjamin terpenuhinya segala kebutuhan hamba-Nya.

  1. Didoakan oleh Malaikat

Momen shalat Subuh menjadi ajang pertemuan antara malaikat malam dan malaikat siang. Selain itu, para malaikat juga mendoakan kebaikan bagi mereka yang bersedekah dan beraktivitas positif di pagi hari.

Dengan memahami besarnya keutamaan ini, mari kita jadikan momentum adzan Subuh sebagai titik awal untuk meraih rida dan keberkahan Allah SWT sepanjang hari. Wallahu a’lam.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================