Menghitung Mundur Artemis II: Ambisi NASA Membawa Manusia Kembali ke Orbit Bulan

Saat ini, rangkaian wahana yang terdiri dari roket raksasa Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion sudah bersiaga di Kompleks Peluncuran 39B, Pusat Antariksa Kennedy, Florida.

Pada 20 Maret lalu, wahana setinggi gedung ini menempuh perjalanan sejauh 6,4 kilometer menggunakan kendaraan pengangkut crawler-transporter 2.

Namun, perjalanan menuju peluncuran ini tidaklah mulus. Sebelumnya, misi ini sempat direncanakan meluncur pada Februari, namun terhambat oleh beberapa kendala teknis:

  • Kebocoran Hidrogen: Terdeteksi saat simulasi prosedur peluncuran (Wet Dress Rehearsal atau WDR).
  • Masalah Aliran Helium: Gangguan pada tahap atas roket SLS yang mengharuskan wahana dibawa kembali ke Gedung Perakitan Kendaraan (VAB) untuk perbaikan intensif.
BACA JUGA :  Penjualan Tiket Konser BTS Jakarta 2026 Dimulai, Ini Harga dan Fasilitas yang Didapatkan

Kini, setelah perbaikan tuntas, NASA memutuskan untuk langsung menuju proses peluncuran tanpa mengulang uji coba basah (WDR) tambahan demi efisiensi waktu.

Awak Kabin dan Jendela Peluncuran Alternatif

Misi bersejarah ini akan dipiloti oleh empat sosok tangguh:

  1. Reid Wiseman (NASA)
  2. Victor Glover (NASA)
  3. Christina Koch (NASA)
  4. Jeremy Hansen (Badan Antariksa Kanada)
BACA JUGA :  Puluhan Pelajar Indonesia Rampungkan Program Pertukaran di Amerika Serikat, Bawa Pengalaman Internasional ke Tanah Air

Mengingat faktor keselamatan manusia adalah prioritas tertinggi, tanggal 1 April bukanlah harga mati. Jika cuaca atau kendala teknis muncul, NASA telah menyiapkan jendela peluncuran harian hingga 6 April.

Jika masih terkendala, peluang berikutnya akan terbuka kembali pada akhir April, meski detail durasinya belum dipastikan secara rinci.

Artemis II bukan sekadar penerbangan biasa; ini adalah pembuktian teknologi roket SLS dan kapsul Orion dalam mendukung eksistensi manusia di luar angkasa jauh (deep space) untuk masa depan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================