Sasar Perbaikan Longsor Kebon Pedes, Jenal Mutaqin Pastikan Anggaran Rp7 Miliar dari Provinsi

BOGORTODAY.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau langsung titik longsor di Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Rabu (1/4/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan infrastruktur yang berdampak langsung pada aksesibilitas warga setempat.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR).

“Alhamdulillah, hari ini tim teknis dari provinsi sudah turun langsung melakukan survei di lokasi longsor Kebon Pedes. Ini hasil dari rapat koordinasi selama dua hari terakhir bersama pihak provinsi,” ujar Jenal Mutaqin di lokasi peninjauan.

Jenal menjelaskan bahwa proyek perbaikan ini didukung oleh alokasi anggaran sekitar Rp7 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menariknya, penanganan tidak hanya difokuskan pada titik longsor yang sudah ada, tetapi juga mencakup langkah preventif pada area sekitarnya.

BACA JUGA :  Piala Dunia 2026 Jadi Tantangan Kesehatan Global, Tim Ahli Pantau Potensi Wabah Secara Real-Time

“Estimasi dari RAB kurang lebih Rp7 miliar. Dana ini akan digunakan untuk penanganan longsor utama serta pemberian treatment khusus pada area yang berpotensi terjadi longsor susulan, sehingga perbaikannya lebih menyeluruh,” jelasnya.

Selain di Kebon Pedes, Jenal menyebutkan bahwa tim teknis provinsi juga telah melakukan survei di lokasi prioritas lainnya, termasuk rencana trase baru di Leuweung Batutulis dan kawasan Taman Sumur Tujuh.

Mengenai lini masa pengerjaan, Jenal menegaskan bahwa Pemkot Bogor menyerahkan sepenuhnya mekanisme teknis dan tahapan lelang kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Meski demikian, ia memastikan semua pihak memiliki komitmen yang sama untuk bergerak cepat.

BACA JUGA :  Atasi Perlintasan Sebidang, Pemkot Bogor Siapkan Flyover M.A. Salmun dan Underpass Kebon Pedes

“Pelaksanaan sepenuhnya ada di provinsi. Yang pasti, kita semua berusaha gerak cepat, namun tetap harus disiplin mengikuti prosedur dan tahapan yang berlaku,” tambahnya.

Jenal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran DBMPR Jawa Barat serta sinergi aparat wilayah mulai dari tingkat RT hingga kecamatan yang sigap dalam pelaporan bencana.

“Kami atas nama warga Kota Bogor mengucapkan terima kasih kepada Dinas BMPR Jawa Barat atas respons cepatnya. Insya Allah, pembangunan akan kita laksanakan secepat mungkin demi keamanan warga,” pungkas Jenal.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================