
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran sebesar Rp 55 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk merehabilitasi 2.750 rumah tidak layak huni (rutilahu) di wilayahnya. Program ini juga akan diperkuat melalui keterlibatan sejumlah pihak swasta.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan, setiap unit rutilahu mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 20 juta untuk perbaikan.
“APBD per rumah nilainya Rp 20 juta dikali 2.750 rumah,” kata Rudy, Sabtu (4/4/2026).
Rudy menjelaskan, penanganan rutilahu tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah daerah. Sejumlah pihak swasta, menurut dia, telah menyatakan kesiapannya untuk turut berpartisipasi dalam program tersebut.
“Ada beberapa pihak swasta yang siap untuk ikut serta menuntaskan rutilahu di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Bogor akan menerapkan skala prioritas berdasarkan wilayah. Kawasan-kawasan dengan kondisi rutilahu yang paling mendesak akan didahulukan dalam proses rehabilitasi.
“Skala prioritas beberapa wilayah kita akan prioritaskan. Jadi, 2.750 rumah itu dari APBD 2026,” papar Rudy.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















