10 Jenis Makanan yang Bisa Disimpan Lama Tanpa Khawatir Kedaluwarsa

Kacang kering juga lebih sehat dibanding versi kalengan karena tanpa tambahan garam atau pengawet.

  1. Cuka Putih

Tingkat keasaman tinggi pada cuka putih membuatnya stabil dan tahan lama. Selain digunakan dalam masakan, cuka putih juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga seperti membersihkan permukaan.

  1. Garam

Garam murni, baik dapur maupun laut, pada dasarnya tidak memiliki masa kedaluwarsa. Garam beryodium biasanya bertahan sekitar lima tahun karena tambahan zat tertentu. Simpan di tempat kering untuk menjaga kualitasnya.

  1. Tepung Jagung (Maizena)

Maizena tahan lama jika disimpan kering dan tertutup rapat. Bahan ini juga sering dipakai sebagai pengental dalam berbagai masakan.

  1. Madu

Madu termasuk makanan dengan masa simpan terpanjang. Kandungan antibakteri alaminya membuat madu tidak mudah rusak. Jika mengkristal, cukup rendam wadah dalam air hangat untuk mengembalikan teksturnya.

  1. Biji Chia
BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

Biji chia kaya nutrisi dan relatif awet. Disimpan dalam wadah tertutup di tempat sejuk atau kulkas, biji chia bisa bertahan hingga satu tahun tanpa kehilangan kualitas.

  1. Kopi Instan

Kopi instan memiliki umur simpan hingga dua tahun selama kemasan belum dibuka. Selain diminum langsung, kopi instan juga sering digunakan dalam berbagai olahan makanan dan kue.

  1. Gula

Gula, baik putih, cokelat, atau bubuk, tidak memiliki masa kedaluwarsa. Meski demikian, gula bisa menggumpal jika terkena udara lembap. Gunakan wadah tertutup untuk mencegahnya mengeras.

  1. Minuman Beralkohol
BACA JUGA :  Kesehatan Pencernaan Anak Tak Boleh Diabaikan, Ini Tanda Saluran Cerna yang Sehat

Minuman beralkohol tidak menyebabkan sakit meski disimpan lama. Namun, rasanya dapat berubah seiring waktu, terutama setelah dibuka. Contohnya, bir bisa kehilangan karbonasi, sementara anggur cenderung menjadi lebih asam.

Tips Penyimpanan Makanan Tahan Lama

Meskipun makanan di atas dikenal awet, penyimpanan tetap menentukan daya tahan. Pastikan bahan disimpan di tempat sejuk dan kering, menggunakan wadah tertutup, serta menghindari paparan udara dan kelembapan. Perubahan warna, bau, atau tekstur juga tetap menjadi indikator apakah makanan sudah tidak layak konsumsi.

Dengan mengenali jenis makanan tahan lama, kita bisa mengurangi pemborosan sekaligus mengatur dapur lebih efisien, terutama untuk bahan yang jarang digunakan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================