Diet Kopi Campur Lemon: Efektif Turunkan Berat Badan atau Sekadar Tren?

Kopi
Diet Kopi Campur Lemon: Efektif Turunkan Berat Badan atau Sekadar Tren? (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Minuman kopi kerap dijadikan pilihan bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Belakangan, muncul tren baru di media sosial dengan mencampurkan kopi dan lemon.

Banyak yang percaya kombinasi ini mampu mempercepat penurunan berat badan. Namun, benarkah metode ini aman dan efektif?

Tren ini populer di berbagai platform seperti TikTok dan YouTube, di mana banyak pengguna membagikan cara membuatnya—mulai dari mencampur perasan lemon ke dalam kopi hingga merebus keduanya bersama.

Klaim Manfaat yang Beredar

Kombinasi kopi dan lemon dianggap sebagai “ramuan ampuh” karena masing-masing bahan memiliki manfaat tersendiri. Kopi dipercaya dapat membantu menekan nafsu makan, sementara lemon sering dikaitkan dengan peningkatan metabolisme.

Dari sinilah muncul klaim bahwa minuman ini bisa membantu menurunkan berat badan secara cepat, bahkan dalam waktu singkat.

Namun, menurut Raj Dasgupta, klaim tersebut belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Ia menjelaskan bahwa meskipun kopi dan lemon memiliki manfaat kesehatan masing-masing, menggabungkannya tidak serta-merta menciptakan efek pembakar lemak yang luar biasa.

BACA JUGA :  Tampil Perkasa di Arcamanik, Skuat Sepak Bola Kota Bogor Hancurkan KBB 5-0

Pandangan Ahli Gizi

Ahli diet asal New York, Samantha Cassetty, menjelaskan bahwa menambahkan lemon ke dalam minuman memang bisa membuat rasanya lebih segar, sehingga mendorong seseorang untuk minum lebih banyak.

Minum air sebelum makan dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, yang pada akhirnya bisa mengurangi asupan makanan. Hal ini memang berkontribusi pada penurunan berat badan, tetapi efeknya tidak signifikan atau instan.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa campuran lemon dalam kopi mampu meningkatkan metabolisme atau mempercepat pembakaran kalori.

Kandungan Nutrisi Tidak Signifikan

Menambahkan sepotong lemon ke dalam minuman juga tidak memberikan tambahan nutrisi yang berarti. Kandungan vitamin C dari irisan lemon relatif kecil dan tidak cukup untuk memberikan dampak besar bagi tubuh.

Dengan kata lain, manfaat utama dari tambahan lemon lebih kepada meningkatkan konsumsi cairan, bukan sebagai solusi penurun berat badan.

Waspadai Risiko Kesehatan

Meskipun terlihat sederhana, kombinasi kopi dan lemon tetap memiliki potensi risiko, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan atau dalam kondisi tertentu.

  1. Gangguan pencernaan
BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Berbalik Naik, Ketegangan Timur Tengah Kembali Picu Kekhawatiran Pasar

Kopi dan lemon sama-sama bersifat asam. Jika dikonsumsi saat perut kosong, kombinasi ini bisa memicu masalah seperti mulas, asam lambung naik, atau sakit perut—terutama bagi yang sensitif.

  1. Kerusakan pada gigi

Kadar asam yang tinggi juga dapat merusak lapisan enamel gigi. Akibatnya, gigi bisa menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap kerusakan.

  1. Gangguan tidur dan kecemasan

Kandungan kafein dalam kopi dapat memicu kegelisahan, kecemasan, hingga gangguan tidur pada sebagian orang, terutama jika dikonsumsi berlebihan atau oleh mereka yang tidak terbiasa minum kopi.

Tren diet kopi campur lemon memang menarik perhatian, tetapi belum terbukti secara ilmiah sebagai metode efektif untuk menurunkan berat badan. Mengandalkan minuman ini saja tanpa pola makan sehat dan gaya hidup aktif tidak akan memberikan hasil yang optimal.

Jika ingin menurunkan berat badan dengan aman, pendekatan yang seimbang—seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan cukup istirahat—tetap menjadi kunci utama.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================