
Faktor risiko utama adalah rokok, polusi udara, dan paparan zat karsinogenik. Di Indonesia, prevalensi kanker paru-paru tercatat 1,2 persen.
- Alzheimer dan Demensia
Alzheimer dan jenis demensia lainnya menyebabkan sekitar 1,8 juta kematian, terutama pada populasi lansia. Perempuan lebih rentan, dengan 68 persen kematian terjadi pada kelompok ini.
- Diabetes
Diabetes menunjukkan peningkatan signifikan, dengan kenaikan angka kematian hingga 95 persen sejak tahun 2000. Di Indonesia, prevalensi diabetes pada 2023 tercatat 1,7 persen.
Penyakit ini terkait dengan pola makan tinggi gula, obesitas, dan kurang aktivitas fisik, yang dapat memicu komplikasi jantung dan gagal ginjal.
- Penyakit Ginjal
Penyakit ginjal kini masuk 10 besar penyebab kematian global dengan peningkatan hampir dua kali lipat dalam 20 tahun terakhir.
Di Indonesia, prevalensi penyakit ginjal kronis adalah 0,18 persen, biasanya sebagai komplikasi dari diabetes dan hipertensi.
- Tuberkulosis (TB)
TB masih menjadi ancaman serius yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan menular melalui udara.
Indonesia menempati peringkat kedua kasus TB tertinggi di dunia, dengan prevalensi 0,3 persen menurut SKI 2023.
Hari Kesehatan Sedunia menjadi pengingat penting bahwa menjaga pola hidup sehat, deteksi dini, dan pencegahan penyakit sangat krusial.
Kesadaran dan tindakan preventif dapat membantu menurunkan risiko penyakit mematikan ini dan memperpanjang kualitas hidup masyarakat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















