Wanita 45 Tahun Berisiko Tinggi Mengalami Lemak Hati Akibat Menopause

Menopause
Wanita 45 Tahun Berisiko Tinggi Mengalami Lemak Hati Akibat Menopause. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Menopause membawa perubahan besar pada tubuh dan hormon wanita, terutama bagi mereka yang berusia sekitar 45 tahun. Perubahan hormonal ini, menurut pakar kesehatan, dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak di hati lebih cepat dibanding sebelumnya.

Proses menopause dan perubahan hormone

Menopause ditandai dengan berhentinya menstruasi secara permanen, biasanya terjadi antara usia 45–55 tahun. Transisi menuju menopause, yang dikenal sebagai perimenopause, menimbulkan perubahan hormon signifikan, khususnya penurunan kadar estrogen.

BACA JUGA :  Kebiasaan Begadang Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Menurut Kanaga Laksmi, konsultan senior obstetri dan ginekologi, estrogen memiliki peran penting dalam metabolisme dan distribusi lemak tubuh.

Saat kadar estrogen menurun, lemak yang sebelumnya banyak berada di pinggul dan paha akan bergeser ke area visceral, yaitu sekitar perut dan organ dalam. Pergeseran ini meningkatkan resistensi insulin dan mendorong pengendapan lemak di hati.

BACA JUGA :  Kemensos Usulkan Lansia dan Disabilitas Masuk Program MBG

“Inilah sebabnya risiko perlemakan hati meningkat tajam pada wanita selama perimenopause dan setelah menopause,” jelas Laksmi.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================